Menu MBG di Guluk-Guluk Disorot, Wali Murid Nilai Asupan Gizi Belum Layak

Wednesday, 28 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep kembali menuai sorotan. Kali ini, kritik datang dari wali siswa di Kecamatan Guluk-Guluk yang mempertanyakan kualitas menu makanan yang disalurkan melalui dapur MBG di Desa Perdepor.

Seorang wali murid bernama Basori mengaku kecewa setelah melihat langsung menu makanan yang diterima anaknya dari sekolah. Ia menilai sajian tersebut belum mencerminkan prinsip gizi seimbang sebagaimana tujuan utama program MBG.

Menurut Basori, makanan yang dibagikan terkesan disiapkan secara seadanya dan kurang memperhatikan kebutuhan nutrisi peserta didik.

“Saya mendukung penuh program MBG ini. Tapi kenyataannya, menu yang dibawa pulang anak saya justru tidak sesuai harapan. Dari tampilannya saja sudah terlihat kurang bergizi,” ungkap Basori kepada media, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga  Sorotan ke PT WUS Menguat, Peran Bupati Sumenep Tak Bisa Lepas Tangan

Ia menegaskan, kritik tersebut bukan ditujukan untuk menolak program MBG, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar pelaksanaannya benar-benar memberi manfaat nyata bagi kesehatan anak-anak.

“Kalau kualitas makanannya tidak dijaga, tujuan MBG untuk meningkatkan gizi dan kesehatan siswa bisa melenceng. Ini yang perlu dievaluasi,” tegasnya.

Basori juga mendorong adanya pengawasan lebih ketat dari pihak terkait, baik pengelola dapur MBG, pihak sekolah, maupun instansi teknis yang memiliki kewenangan atas program tersebut. Menurutnya, kontrol kualitas makanan harus menjadi prioritas utama.

“Anak-anak ini sedang tumbuh. Mereka butuh asupan yang benar, bukan sekadar makan gratis. Pemerintah harus memastikan makanan yang diberikan benar-benar layak dan sehat,” ujarnya.

Baca Juga  Kasus Imam Wahyudi Membesar: Dugaan Tekanan Keluarga, Penganiayaan, hingga Penahanan yang Dipertanyakan

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG Desa Perdepor belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan wali siswa tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi untuk mendapatkan klarifikasi dan penjelasan dari pihak terkait.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Masyarakat Sambut Antusias Pelaksanaan Isbat Nikah Massal di Desa Nyabakan Timur
JSI Turun Tangan Bangun Fasilitas Masjid di Manding, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
GAPADA Demo DPRD Sumenep, Tolak Pelimpahan Kasus Aktivis Andrie Yunus ke Peradilan Militer
Pelapor Kasus SHM Mangrove Kebun Dadap Timur Diperiksa Polda Jatim, Serahkan Sejumlah Bukti Penting
Desakan Menguat, Kejari Sumenep Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana Bumdes Kebunan
Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Diduga Selewengkan ADD pada Sejumlah Program Desa
KI Sumenep Gandeng UNIBA Madura, Dorong Mahasiswa Melek Keterbukaan Informasi
PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 18:49

Masyarakat Sambut Antusias Pelaksanaan Isbat Nikah Massal di Desa Nyabakan Timur

Friday, 24 April 2026 - 15:14

JSI Turun Tangan Bangun Fasilitas Masjid di Manding, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Friday, 24 April 2026 - 12:40

GAPADA Demo DPRD Sumenep, Tolak Pelimpahan Kasus Aktivis Andrie Yunus ke Peradilan Militer

Thursday, 23 April 2026 - 21:09

Pelapor Kasus SHM Mangrove Kebun Dadap Timur Diperiksa Polda Jatim, Serahkan Sejumlah Bukti Penting

Thursday, 23 April 2026 - 20:24

Desakan Menguat, Kejari Sumenep Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana Bumdes Kebunan

Berita Terbaru