Heboh Isu Perselingkuhan di SDN Sakala II, Kepala Sekolah dan Guru Honorer Diduga Terlibat

Monday, 28 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

SUMENEP, Newsline.id – Masyarakat Desa Sakala, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, tengah dihebohkan oleh kabar tak sedap yang menyeret nama Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sakala II, Edi Kurniawan. Pria yang diketahui sebagai kakak ipar Kepala Desa setempat itu, diduga menjalin hubungan gelap dengan salah satu guru honorer yang juga istri bendahara desa, Reka Ruspawati.

 

Kabar tersebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga setelah muncul informasi bahwa sang anak dari Edi secara tidak sengaja menemukan foto-foto tak pantas dalam galeri ponsel milik ayahnya.

 

“Anaknya pinjam HP, terus buka galeri, kaget sendiri lihat foto ayahnya sedang bermesraan dengan ibu Reka,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat berinisial MW, Senin (28/7/2025).

 

MW menjelaskan bahwa isu hubungan tidak wajar antara Edi dan Reka sebenarnya sudah lama menjadi gunjingan warga. Bahkan, sang istri Edi pun disebut sudah lama curiga, namun tidak memiliki cukup bukti untuk mengungkapnya.

Baca Juga  Diduga Sajikan Makanan Basi, Satgas MBG dan BGN Diminta Segera Tindak Dapur Yayasan Al-Bukhori Murtajih

 

“Desas-desusnya sudah lama, cuma baru ketahuan sekarang karena ada bukti foto itu,” lanjut MW.

 

Yang menambah keruh suasana, Kepala Desa Sakala, Bukhari Muslim Mandar, yang juga adik ipar dari Edi dan atasan langsung suami Reka di pemerintahan desa, disebut tidak menanggapi serius keluhan yang selama ini disampaikan oleh istri Edi.

 

“Sudah sering dilaporkan ke Kepala Desa, tapi tidak pernah ditanggapi. Mungkin karena faktor keluarga juga,” ucap MW.

 

Menanggapi peristiwa ini, sejumlah warga mendesak agar kasus tersebut tidak ditutupi. Mereka bahkan meminta agar keduanya diberikan sanksi sosial sesuai norma adat yang berlaku di desa.

 

“Kalau terbukti, ya harus dihukum. Di desa kami ada Perdes tentang sanksi moral untuk pelanggaran seperti ini. Biasanya diarak keliling desa, sebagai bentuk teguran sosial,” kata MW dengan tegas.

Baca Juga  Eric Hermawan Pimpin HPK Kosgoro 1957, Bidik Konsolidasi Nasional Tiga Tahun

 

Selain sanksi adat, masyarakat juga berharap agar pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep turun tangan dan memberikan tindakan tegas sesuai ketentuan kepegawaian. Mereka menilai, sebagai seorang kepala sekolah dan pendidik, Edi telah mencoreng nama baik institusi pendidikan.

 

Hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Sakala, Bukhari Muslim Mandar, belum memberikan respons terhadap permintaan konfirmasi. Pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp telah dibaca, namun tidak direspons. Saat dihubungi melalui telepon, nomor yang bersangkutan dalam keadaan tidak aktif.

 

Kisruh ini mencuat di tengah harapan masyarakat agar lembaga pendidikan menjadi contoh moral dan etika. Sayangnya, dugaan perselingkuhan antara atasan dan bawahan ini justru menunjukkan sebaliknya.

 

Pihak sekolah maupun instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk menuntaskan polemik yang telah mencoreng nama baik dunia pendidikan di kepulauan Sumenep ini.

Berita Terkait

Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan
Aktivis Dampingi Warga Kacongan Siapkan Laporan ke Kejaksaan Sumenep, Pengadaan Sapi Desa Kacongan
Aksi Tengah Malam di Mr Ball, APMM Singgung Aspirasi NU yang Tak Ditindaklanjuti
Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:13

Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan

Tuesday, 22 September 2026 - 15:08

Aktivis Dampingi Warga Kacongan Siapkan Laporan ke Kejaksaan Sumenep, Pengadaan Sapi Desa Kacongan

Tuesday, 22 September 2026 - 14:09

Aksi Tengah Malam di Mr Ball, APMM Singgung Aspirasi NU yang Tak Ditindaklanjuti

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Berita Terbaru