Gowes Dua Hari, RSUD Sumenep Wajibkan Pegawai Tinggalkan Kendaraan Bermotor

Monday, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Upaya penghematan bahan bakar sekaligus kampanye hidup sehat terus digaungkan oleh RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Terbaru, manajemen rumah sakit milik pemerintah daerah itu resmi memberlakukan kebijakan bersepeda bagi seluruh pegawai dan tenaga kesehatan setiap hari Rabu dan Jumat.

Kebijakan tersebut merupakan implementasi dari Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 19 Tahun 2026 tentang penggunaan transportasi non-BBM yang kini diperluas penerapannya. Jika sebelumnya hanya berlaku pada hari Jumat, kini aturan tersebut ditingkatkan frekuensinya menjadi dua kali dalam sepekan.

Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah daerah sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat di kalangan pegawai.

Baca Juga  Pokmas dan Poktan Beranggaran Besar Disebut ‘Lupa’, Desa Lenteng Timur Disebut Lalai Mengawasi

“Ini bukan hanya soal penghematan BBM, tetapi juga bagian dari membentuk pola hidup sehat. Kami ingin seluruh pegawai terbiasa beraktivitas fisik ringan seperti bersepeda,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini juga mempertimbangkan aspek jarak tempuh pegawai. Mereka yang tinggal tidak terlalu jauh dari rumah sakit diimbau untuk bersepeda sebagai bentuk partisipasi aktif dalam program tersebut.

Selain berdampak pada kesehatan individu, langkah ini dinilai mampu memberikan efek positif terhadap lingkungan rumah sakit. Berkurangnya penggunaan kendaraan bermotor diyakini dapat menekan tingkat polusi udara serta menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi pasien dan pengunjung.

“Lingkungan rumah sakit akan terasa lebih tenang, tidak bising, dan lebih bersih. Ini tentu berdampak baik bagi proses penyembuhan pasien,” tambahnya.

Baca Juga  Wartawan Diduga Dihalangi Liput Paripurna DPRD Sumenep, Akses Ruang Rapat Tertutup dari Dalam

Tak hanya itu, kebijakan bersepeda ini juga diyakini mampu mempererat hubungan antarpegawai. Aktivitas gowes bersama dinilai menjadi sarana membangun kekompakan dan kedisiplinan di lingkungan kerja.

Pihak RSUD berharap kebijakan ini tidak berhenti sebagai program internal semata, melainkan bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain di Kabupaten Sumenep untuk ikut menerapkan langkah serupa dalam mendukung efisiensi energi dan pelestarian lingkungan.

Dengan langkah sederhana namun berdampak luas ini, RSUD Sumenep mencoba menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil mengayuh sepeda menuju tempat kerja.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru