PAMEKASAN, Newsline.id – PT Empat Sekawan Mulia (ESM) kembali memperkuat kiprahnya di pasar internasional melalui pengiriman satu kontainer rokok ke Filipina. Sebanyak 10 juta batang rokok dari dua varian andalannya, King Bravo Merah dan King Djava Menthol, diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar di negara tersebut.
Pengiriman pada Kamis (15/10/2026) ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kesinambungan perdagangan lintas negara sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk rokok di kawasan Asia Tenggara.
Owner PT Empat Sekawan Mulia, H. Suhaydi, menyampaikan bahwa keberlanjutan ekspor menjadi salah satu fokus perusahaan dalam mengembangkan usaha dan memperkuat hubungan dengan mitra bisnis internasional.
Menurutnya, membangun pasar luar negeri tidak cukup hanya dengan melakukan pengiriman produk, tetapi juga membutuhkan konsistensi kualitas, kepercayaan, serta hubungan kerja sama yang berkelanjutan.
“Bagi kami, ekspor bukan hanya tentang mengirimkan produk ke luar negeri, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan mitra, mempertahankan kualitas produk, dan membangun kerja sama jangka panjang. Kami ingin PT Empat Sekawan Mulia terus berkembang dan mampu bersaing di pasar internasional,” ujar H. Suhaydi.
Dalam pengiriman terbaru tersebut, ESM membawa 500 karton King Bravo Merah dan 500 karton King Djava Menthol. Kedua varian itu dikemas dalam satu kontainer dengan total volume mencapai 10 juta batang rokok.
H. Suhaydi menegaskan, perusahaan akan terus menjaga kesinambungan ekspor sekaligus menjajaki peluang untuk memperluas pasar ke berbagai negara.
“Kami akan terus berupaya menjaga konsistensi ekspor dan membuka peluang pasar baru. Kami berharap produk ESM semakin dikenal di pasar internasional dan kerja sama dengan mitra di luar negeri dapat terus berkembang,” katanya.
Selain memperluas pemasaran produk rokok, PT Empat Sekawan Mulia sebelumnya juga telah melakukan pengiriman tembakau Virginia ke pasar Eropa untuk kedua kalinya. Masing-masing pengiriman dilakukan dalam volume satu kontainer.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan pasar ESM tidak hanya berfokus pada produk rokok jadi, tetapi juga mencakup komoditas tembakau yang memiliki peluang perdagangan di pasar internasional.
Dengan pengiriman ke Filipina serta keberlanjutan ekspor tembakau Virginia ke Eropa, ESM berupaya memperkuat jaringan bisnis lintas negara dan menjaga peluang pertumbuhan usaha.
Konsistensi dalam membuka akses pasar internasional diharapkan dapat menjadi modal bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing, memperluas kemitraan, serta memperkenalkan produk-produknya kepada konsumen di berbagai negara.
Penulis : Redaksi/Newsline.id
Editor : Moch Thoriqil Akmal








