Dugaan Mark Up Anggaran Dapur MBG di Sumenep Menguat, Korwil BGN dan Kadis DLH Bungkam Saat Dikonfirmasi

Monday, 20 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan. Kali ini, muncul dugaan adanya praktik mark up anggaran pada sejumlah dapur MBG yang telah beroperasi maupun yang masih dalam tahap persiapan.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Sumenep tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi mengenai legalitas dapur MBG, khususnya terkait kepemilikan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Sikap serupa juga ditunjukkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep. Saat dimintai keterangan mengenai daftar dapur MBG yang telah mengantongi SLHS, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban.

Padahal, SLHS merupakan salah satu persyaratan penting dalam operasional dapur MBG sebagai jaminan bahwa proses pengolahan makanan memenuhi standar higiene dan sanitasi. Secara nasional, BGN bahkan telah menegaskan bahwa dapur MBG yang tidak memenuhi kewajiban terkait SLHS dapat dikenai penghentian sementara (suspend).

Baca Juga  Komisi III DPRD Sumenep Soroti Dugaan Tender Bermasalah, PBJ dan PUTR Akan Dipanggil Pekan 

Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi pengelolaan program MBG di Kabupaten Sumenep. Jika benar terdapat dapur yang beroperasi tanpa memenuhi persyaratan administrasi maupun sanitasi, maka kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan penerima manfaat sekaligus membuka ruang terjadinya penyimpangan anggaran.

Apalagi, sebelumnya sempat beredar informasi bahwa sejumlah dapur MBG di Sumenep pernah disuspensi karena belum memenuhi persyaratan, termasuk terkait SLHS dan fasilitas pendukung lainnya.

Minimnya keterbukaan informasi dari pihak Korwil BGN maupun DLH dinilai justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sebagai penyelenggara pelayanan publik yang menggunakan anggaran negara, kedua instansi tersebut seharusnya memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status legalitas setiap dapur MBG.

Aktivis Sumenep Andi, menunggu sikap tegas dari Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, serta aparat pengawas untuk melakukan audit dan verifikasi terhadap seluruh dapur MBG di Kabupaten Sumenep. Langkah tersebut dinilai penting agar program strategis pemerintah benar-benar berjalan sesuai aturan, mengutamakan keamanan pangan, serta terhindar dari dugaan penyimpangan anggaran.

Baca Juga  Proyek Aspal Rp100 Juta di Karduluk: Aspalnya Hilang, Anggarannya Jalan Terus

Hingga berita ini ditulis, Kepala Korwil BGN Kabupaten Sumenep maupun Kepala DLH Kabupaten Sumenep belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan.

Penulis : Fairuz

Editor : MTAB

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru