SUMENEP, Newsline.id – Dugaan suap dalam penanganan kasus Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep terus menuai sorotan. Setelah mencuat kabar Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Sumenep menerima uang “pengamanan” Rp250 juta, publik kini dihebohkan dengan gaya hidup mewah Kasat Reskrim, AKP Agus S.H.
Berdasarkan penelusuran media ini, AKP Agus bersama salah satu anggota Unit Tipidkor, Gatot, kedapatan berbelanja ponsel-ponsel premium merek Samsung di sebuah gerai ponsel ternama, DJ99, di kawasan Pandian, Kecamatan Kota, Sumenep. Momen tersebut bahkan diunggah di akun media sosial milik toko tersebut, memperlihatkan mereka tersenyum lebar saat memilih barang.
Bagi sebagian warga, aksi ini dinilai sebagai bentuk “pamer” yang menyakitkan, mengingat kasus BSPS yang tengah ditangani justru menyisakan penderitaan bagi warga miskin yang seharusnya mendapat rumah layak huni.
“Di saat rakyat hidup di gubuk reyot, mereka malah memamerkan belanja barang mewah. Ini jelas mencederai rasa keadilan,” tegas Sulaisi S.H., praktisi hukum.
Sulaisi menilai, gaya hidup mewah di tengah sorotan dugaan suap bukanlah kebetulan, melainkan pesan tidak langsung yang seolah menantang publik. Ia mendesak Kapolda Jawa Timur dan Divisi Propam Mabes Polri turun tangan melakukan pemeriksaan mendalam.
“Kalau benar ada gratifikasi, ini bukan hanya pelanggaran moral, tapi juga pengkhianatan terhadap integritas institusi kepolisian,” ujarnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Polres Sumenep belum mengeluarkan keterangan resmi terkait dugaan suap Rp250 juta maupun viralnya video belanja ponsel mewah tersebut.








