Diduga Jadi Lahan Basah, Pengelolaan Wisata Pantai Salam Sapeken Sarat Misteri Dana Desa

Sunday, 10 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Wisata Pantai Salam di Dusun Keramat, Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, diduga menjadi titik rawan penyalahgunaan dana desa selama tiga tahun terakhir. Meski setiap pengunjung dipungut tiket masuk Rp5.000, warga setempat mengaku tak pernah mendapat laporan jelas mengenai besaran pendapatan maupun penggunaannya.

 

Data yang dihimpun menyebutkan, sektor wisata Pantai Salam terus mendapat suntikan dana desa dengan angka fantastis:

2023: Rp160 juta

2024: Rp20 juta

2025: Rp50 juta

 

Totalnya, mencapai Rp230 juta hanya dalam kurun tiga tahun. Ironisnya, fasilitas di lokasi nyaris tak mengalami perubahan berarti. Papan informasi nihil, akses jalan rusak, dan penunjang wisata minim.

 

“Tidak ada transparansi. Setiap tahun anggaran keluar, tapi hasilnya tidak pernah dirasakan warga. Retribusi pun tidak jelas kemana arahnya,” ujar salah satu tokoh masyarakat Dusun Keramat yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (8/8/2025).

Baca Juga  MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Promo Spesial Kemerdekaan, Tawarkan Diskon Menginap dan Paket Kuliner

 

Warga bahkan menyematkan istilah sinis “beknala sengator” — sebutan lokal untuk segelintir elit desa yang mengatur kebijakan dan dana sesuka hati, tanpa melibatkan masyarakat dan tanpa akuntabilitas.

 

Tokoh pemuda setempat yang juga aktif mendorong keterbukaan informasi menyebutkan, permintaan salinan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) desa kerap ditolak dengan alasan yang tak masuk akal.

 

“Kami ini seperti sengaja dibiarkan dalam ketidaktahuan. Tapi sekarang warga sudah mulai sadar, mulai berani bersuara,” tegasnya.

 

Praktik tertutup ini memicu desakan agar Inspektorat, Kejaksaan, hingga aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh. Nilai dana desa yang digelontorkan dinilai terlalu besar jika dibandingkan dengan hasil di lapangan.

Baca Juga  APMS Resmi Laporkan Ketua Pokmas Setia Budi ke Kejari Sumenep atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Kades Kertasada

 

“Ini bukan sekadar masalah tiket wisata, tapi indikasi adanya pola penyimpangan dana desa yang sistematis. Harus ada audit total tiga tahun terakhir,” kata Zainul

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Saur Saebus belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp. Media ini tetap membuka ruang klarifikasi untuk menjaga pemberitaan yang berimbang.

 

Kasus Pantai Salam dinilai mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dana desa. Investigasi media masih berjalan untuk menelusuri dugaan jaringan internal yang mengendalikan aliran dana wisata ini.

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru