Dari DBHCHT untuk Petani, DKPP Sumenep Distribusikan Benih Tembakau ke 20 Kelompok Tani

Monday, 22 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, diilustrasikan dengan latar hamparan tembakau sebagai simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian melalui program bantuan benih tembakau DBHCHT 2026.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, diilustrasikan dengan latar hamparan tembakau sebagai simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian melalui program bantuan benih tembakau DBHCHT 2026.

SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian tembakau yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), bantuan benih tembakau kembali disalurkan kepada 20 kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Program yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 itu memiliki nilai anggaran sebesar Rp2,1 miliar. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kualitas tembakau khas Sumenep yang selama ini dikenal memiliki daya saing tinggi di pasaran.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan penyaluran bantuan benih telah dilakukan sekitar satu bulan lalu melalui bidang teknis DKPP kepada kelompok tani yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Baca Juga  MR Ball Rayakan Anniversary ke-9 Bersama JBL ke-16, Perkuat Sinergi dengan Media

“Alhamdulillah, salah satu alokasi DBHCHT tahun 2026 kami fokuskan untuk bantuan benih tembakau kepada kelompok tani,” kata Chainur Rasyid, Senin (22/6/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Inung itu, benih yang diberikan masih menggunakan varietas Prancak-95 atau M95. Varietas tersebut selama ini menjadi andalan petani karena dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi lahan di Sumenep serta menghasilkan kualitas tembakau yang baik.

“Prancak-95 merupakan varietas unggulan yang sudah lama menjadi identitas tembakau Sumenep,” ujarnya.

DKPP juga memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara merata. Sebab, hampir seluruh wilayah di Kabupaten Sumenep memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan komoditas tembakau.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap para petani dapat memperoleh dukungan yang lebih optimal dalam menghadapi musim tanam tahun ini. Selain meningkatkan hasil produksi, bantuan benih unggul juga diharapkan mampu menjaga kualitas tembakau Sumenep agar tetap memiliki nilai jual yang kompetitif di pasar.

Baca Juga  Dari Anak Yatim Menjadi Dermawan, H. Bambang Budianto Santuni 1.000 Anak Yatim di Pamekasan

Di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin dinamis, dukungan melalui DBHCHT menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat posisi petani sekaligus menjaga keberlanjutan komoditas tembakau sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat Sumenep.

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dua Pemuda Kedungdung Ditangkap, Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Curanmor Honda Vario
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 20:00

Dua Pemuda Kedungdung Ditangkap, Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Curanmor Honda Vario

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru