SUMENEP, Newsline.id – Semangat transformasi menuju energi ramah lingkungan terasa kuat dalam gelaran Madura EV-Day 2026 yang berlangsung di Alun-alun Sumenep, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di jantung kota tersebut mendapat dukungan berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan, termasuk Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 931/KJ, Mayor Inf Aditya Danang Putranto, S.ST.Han., M.I.P.
Kehadiran Danyonif TP 931/KJ bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi simbol dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memperkenalkan penggunaan kendaraan listrik dan pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan.
Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berlangsung meriah dengan partisipasi ribuan warga dari berbagai kalangan. Sejak pagi hari, masyarakat memadati kawasan alun-alun untuk mengikuti sejumlah kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Rangkaian acara diawali dengan senam bersama yang melibatkan masyarakat umum, instansi pemerintah, komunitas, hingga pelajar. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial yang menjadi bagian dari perayaan Madura EV-Day tahun ini.
Momen utama kegiatan ditandai dengan pelepasan peserta fun drive kendaraan listrik yang mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Sumenep. Selain itu, pemerintah daerah juga meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berada di kawasan Alun-alun Sumenep.
Mayor Inf Aditya Danang menilai kehadiran SPKLU merupakan langkah strategis dalam mendukung perkembangan kendaraan listrik di wilayah Madura. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
“Perkembangan teknologi transportasi harus didukung oleh kesiapan fasilitas pendukung. Dengan adanya SPKLU, masyarakat akan semakin yakin untuk menggunakan kendaraan listrik karena akses pengisian daya sudah tersedia,” ujarnya.
Ia menambahkan, transisi menuju energi bersih bukan hanya berkaitan dengan kemajuan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen daerah dalam mengikuti perkembangan global terkait penggunaan energi berkelanjutan.
“Program seperti ini sangat positif. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, juga menjadi sarana memperkenalkan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” katanya.
Di sisi lain, Danyonif TP 931/KJ juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci sukses terselenggaranya acara dengan aman dan tertib.
Ia menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung berbagai program pembangunan daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan pemanfaatan energi terbarukan.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa Madura EV-Day 2026 bukan sekadar ajang promosi kendaraan listrik, melainkan bagian dari langkah besar daerah dalam menyambut era transportasi modern yang lebih bersih dan efisien.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata dia, berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan fasilitas pendukung dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami ingin Sumenep menjadi daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus berkontribusi dalam menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., pimpinan organisasi perangkat daerah, komunitas kendaraan listrik, serta berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan Madura EV-Day 2026 berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dengan suasana aman dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi indikator positif bahwa kesadaran terhadap penggunaan energi ramah lingkungan terus tumbuh di Kabupaten Sumenep.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap penggunaan kendaraan listrik dapat semakin dikenal dan diterima masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal menuju sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Madura.
Penulis : AL
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








