Citra Partai Bulan Bintang Tercoreng: Oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Diduga Pesta Miras dan Narkoba di Gudang Rokok Ilegal

Tuesday, 30 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Nama besar Partai Bulan Bintang (PBB) kembali menjadi sorotan tajam publik. Kali ini, citra partai berlambang bulan sabit itu dinilai rusak dan tercoreng akibat ulah oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan yang diduga terlibat pesta minuman keras dan penyalahgunaan narkoba di sebuah gudang rokok ilegal.

Dugaan tersebut mencuat ke ruang publik setelah sejumlah kesaksian dan informasi lapangan menguatkan adanya aktivitas pesta miras dan obat-obatan terlarang yang dilakukan di lokasi yang juga diduga kuat sebagai tempat produksi rokok tanpa pita cukai. Fakta ini menempatkan persoalan bukan hanya pada ranah moral pribadi, tetapi juga pada dugaan pelanggaran hukum berlapis.

Sejumlah aktivis menilai, tindakan tersebut telah merusak marwah lembaga legislatif sekaligus mencoreng wajah Partai PBB sebagai partai politik yang selama ini membawa narasi moral, religiusitas, dan etika publik.

“Ini bukan sekadar persoalan oknum. Ketika seorang pimpinan komisi DPRD melakukan dugaan pesta miras dan narkoba di gudang rokok ilegal, maka dampaknya langsung ke citra partai dan lembaga,” ujar Dedy.

Baca Juga  Aktivis Tuding Bea Cukai Mandul; Pabrik Rokok Ilegal Milik H. Junaidi Masih Beroperasi

Publik kini menyoroti sikap PBB, khususnya pengurus pusat. Banyak pihak menilai, pembiaran atau sikap setengah hati justru akan memperparah kerusakan citra partai di mata konstituen. Apalagi, PBB dikenal sebagai partai yang lahir dari rahim moralitas dan nilai-nilai keislaman.

Jika dugaan tersebut terbukti, maka PBB dinilai gagal melakukan kaderisasi politik yang berintegritas. Lebih jauh, kasus ini disebut berpotensi menjadi preseden buruk jika tidak direspons dengan langkah tegas berupa sanksi organisasi hingga pemecatan kader.

“Jangan sampai PBB justru terlihat melindungi perilaku amoral kadernya. Ini ujian serius bagi komitmen etika politik PBB,” tegas Dedy.

Selain dugaan pesta miras dan narkoba, lokasi kejadian yang disebut sebagai gudang rokok ilegal menambah panjang daftar persoalan. Jika benar gudang tersebut digunakan untuk produksi atau penyimpanan rokok tanpa pita cukai, maka ada potensi pelanggaran hukum di bidang kepabeanan dan cukai.

Baca Juga  Sekda Sumenep Ir. Edy Rasyadi Purna Tugas, Akhiri 35 Tahun Pengabdian

Kondisi ini semakin menekan posisi politik PBB di Pamekasan, bahkan berpotensi berdampak secara nasional jika kasus tersebut berkembang ke ranah penegakan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PBB pusat maupun dari oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan terkait dugaan tersebut. Sikap diam ini justru memicu spekulasi dan kemarahan publik yang menilai partai terkesan menghindar dari tanggung jawab etik.

Masyarakat sipil mendesak agar Badan Kehormatan DPRD segera bertindak dan aparat penegak hukum turun tangan untuk memastikan kasus ini tidak menguap begitu saja.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Partai Bulan Bintang. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap partai politik, dugaan pesta miras dan narkoba oleh pejabat publik justru mempercepat keruntuhan citra dan legitimasi moral yang selama ini coba dibangun.

Penulis : Red

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru