Bupati Sumenep Lantik Empat Pejabat Strategis, Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkab Sumenep

Wednesday, 24 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Sumenep.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Sumenep.

SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sumenep, Selasa (23/06/2026) malam.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Empat pejabat yang dilantik yakni Didik Wahyudi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Ach. Laili Maulidy sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, serta Achmad Dzulkarnain yang mendapat amanah baru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa proses mutasi dan rotasi jabatan tersebut telah melalui tahapan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari asesmen hingga rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga  Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Soroti Ketidakhadiran Sekda

“Sesuai dengan rekomendasi, mekanisme dan asessment mutasi eslon II serta surat BKN yang turun pagi hari, maka saya mengucapkan selamat bekerja kepada Pak Lali, Pak Wahyu, Pak Dzulkarnain serta Pak Didik,” ujar Fauzi.

Menurutnya, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang bertujuan menjaga produktivitas organisasi serta memastikan setiap perangkat daerah mampu bekerja secara optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa penataan jabatan di lingkungan Pemkab Sumenep akan terus dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, hasil evaluasi kinerja, serta pemetaan kompetensi aparatur yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Jadi kita terus mengawasi, kita terus memonitor letak-letak yang strategis untuk bisa disesuaikan dengan kondisi dan asissment yang dilakukan sebelumnya,” tegasnya.

Baca Juga  Mandeknya Kasus Reklamasi Ilegal Pelabuhan TUKS, Polres Sumenep Dinilai Tak Serius

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, membangun koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran, serta mempercepat pelaksanaan program-program yang telah direncanakan.

“Jangan lelah untuk bekerja, karena kita berkerja untuk masyarakat. Segera koordinasikan ke bawah jangan lambat untuk bekerja dalam susasna yang baru saya yakin saudara dapat langsung menyesuaikan di tempat yang baru,” tandasnya.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Malam itu menjadi penanda dimulainya amanah baru bagi para pejabat yang dipercaya mengisi posisi strategis dalam roda pemerintahan Kabupaten Sumenep.

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru