Solar Subsidi Diduga Dijarah Mafia, Aktivitas Jerigen Terpantau Bebas di SPBU 54.694.13 Ganding

Friday, 9 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat di Kabupaten Sumenep. Kali ini, praktik pengisian solar subsidi menggunakan jerigen terpantau berlangsung terbuka di SPBU 54.694.13 Ganding, tepatnya di Jalan Raya Ganding, Desa Talambung Laok, Kecamatan Ganding.

Pantauan di lokasi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB menunjukkan sejumlah jerigen diisi solar subsidi tanpa hambatan berarti. Aktivitas tersebut berlangsung terang-terangan, seolah tak mengindahkan larangan resmi yang telah berulang kali ditegaskan pemerintah.

Ironisnya, pengisian jerigen justru terjadi di area SPBU yang terpampang jelas spanduk larangan dari BPH Migas. Spanduk tersebut tampak kehilangan fungsi, seakan hanya menjadi formalitas tanpa daya cegah.

Padahal, aturan terkait larangan pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen telah ditegaskan oleh Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum. Solar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat tertentu, bukan untuk ditimbun atau diperjualbelikan kembali oleh jaringan mafia.

Baca Juga  SPPG Pangorayan Terancam Ditutup, Satgas MBG Temukan Sejumlah Persoalan Saat Sidak

“Ini bukan kejadian sekali dua kali. Sudah lama terjadi dan semua orang bisa melihat. Kalau tidak ada pembiaran, mustahil praktik seperti ini bisa berlangsung terus,” ujar seorang warga Ganding yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dugaan publik pun mengarah pada adanya praktik sistematis yang melibatkan lebih dari sekadar pelaku lapangan. Isu setoran atau perlindungan dari oknum tertentu kembali mencuat, seiring minimnya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan keluhan masyarakat kecil. Nelayan, sopir angkutan, hingga pelaku UMKM mengaku kerap kesulitan memperoleh solar subsidi akibat stok yang cepat habis.

“Kami antre lama, sering pulang tanpa solar. Tapi di sini jerigen bisa diisi bebas. Rasanya tidak adil,” keluh warga lainnya.

Baca Juga  Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Sorotan tajam juga diarahkan kepada Polres Sumenep yang hingga kini belum menunjukkan langkah konkret atas dugaan penyalahgunaan tersebut. Sikap diam aparat justru memperbesar kecurigaan publik terhadap lemahnya penegakan hukum di sektor BBM bersubsidi.

“Kalau ini terus dibiarkan, kepercayaan masyarakat pada hukum bisa runtuh. Negara seolah kalah oleh jerigen,” ujar AW, warga setempat.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa persoalan mafia BBM di Sumenep belum benar-benar tersentuh akar masalahnya. Di tengah jeritan rakyat kecil yang membutuhkan solar subsidi, praktik penjarahan justru diduga berlangsung bebas di depan mata.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru