Bayi Perempuan Ditemukan Terluka di Kolor, Satreskrim Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan Intensif

Thursday, 12 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Aparat kepolisian dari Polres Sumenep bergerak cepat merespons laporan warga terkait penemuan bayi perempuan dalam kondisi terluka di sebuah rumah di Jalan Trunojoyo Gang IX, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Rabu (11/2/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali diterima dari masyarakat setempat yang curiga dengan kondisi di dalam rumah tersebut. Mendapat laporan itu, personel Polsek Sumenep Kota segera mendatangi lokasi untuk memastikan kebenarannya.

Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan pengamanan area guna menghindari kerumunan warga sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Dari hasil pengecekan awal, bayi perempuan yang kemudian diinisialkan A ditemukan dalam keadaan mengalami luka pada bagian lengan kanan serta luka robek di area leher.

Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan segera, aparat kepolisian bersama warga setempat membawa bayi tersebut ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Baca Juga  Pembangunan Jalan Aspal Rp300 Juta di Kali Mook Diduga Menyalahi RAB

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menyatakan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat dan terukur sejak laporan diterima.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung menuju lokasi, mengamankan TKP, meminta keterangan saksi, dan memastikan korban segera mendapatkan perawatan medis. Saat ini penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Satreskrim Polres Sumenep,” ujarnya.

Menurut Kapolres, proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian tersebut. Polisi juga melakukan pendalaman terhadap sejumlah pihak yang diduga mengetahui peristiwa itu.

Terkait perempuan berinisial P.W. (23) yang diduga sebagai ibu kandung bayi, AKBP Anang menegaskan bahwa hingga kini belum ada penetapan status tersangka. P.W. masih menjalani perawatan medis di rumah sakit sehingga belum dapat dimintai keterangan secara maksimal.

“Kami mengedepankan asas praduga tak bersalah. Yang bersangkutan masih dalam perawatan, sehingga pemeriksaan belum bisa dilakukan secara menyeluruh. Proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur dan dilakukan secara profesional serta humanis,” tegasnya.

Baca Juga  Wabup Sumenep Sidak Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar, Pelayanan RSUD Terasa Hingga ke Hati Pasien

Sementara itu, suasana di sekitar lokasi sempat dipadati warga yang penasaran dengan kejadian tersebut. Aparat kepolisian tampak berjaga untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah spekulasi liar di tengah masyarakat.

Polres Sumenep memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait perkembangan kondisi bayi serta melengkapi alat bukti yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan. Hasil perkembangan kasus ini, kata Kapolres, akan disampaikan kepada publik secara transparan setelah tahapan pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan masyarakat, mengingat kondisi korban yang masih sangat rentan. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru