SUMENEP, Newsline.id – Pengelolaan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pengembangan usaha mini cafe di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, kembali menjadi sorotan.
Bantuan yang dialokasikan pada tahun anggaran 2024 tersebut diketahui mencapai Rp100 juta. Namun, hingga kini aktivitas usaha mini cafe yang menjadi sasaran program tersebut belum terlihat secara jelas di lapangan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai realisasi bantuan, penggunaan anggaran, keberadaan fasilitas, hingga keberlanjutan usaha yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Sebelumnya, sorotan juga mengarah pada pengelolaan unit usaha tersebut yang dikaitkan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sebagai pengelola usaha desa, BUMDes diharapkan mampu memastikan bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan.
Namun, ketika persoalan tersebut hendak dikonfirmasi lebih jauh kepada Pemerintah Desa Pamolokan, Sekretaris Desa (Sekdes) dan Bendahara Desa belum memberikan penjelasan terkait bantuan tersebut.
Upaya konfirmasi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai bagaimana realisasi bantuan Rp100 juta tersebut, bentuk penggunaannya, kondisi aset mini cafe saat ini, serta apakah masih terdapat kegiatan usaha yang berjalan.
Hingga berita ini ditulis, Sekdes dan Bendahara Desa Pamolokan terkesan memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.
Sikap tersebut membuat sejumlah pertanyaan mengenai program bantuan tersebut masih belum mendapatkan kejelasan. Terlebih, bantuan berasal dari anggaran pemerintah sehingga aspek transparansi dan pertanggungjawaban menjadi bagian penting yang perlu dijelaskan kepada masyarakat.
Publik pada dasarnya berhak mengetahui bagaimana bantuan Rp100 juta tersebut direalisasikan, apakah seluruh fasilitas yang menjadi bagian dari program masih ada dan terawat, serta bagaimana kontribusinya terhadap masyarakat Desa Pamolokan.
Jika memang terdapat kendala dalam menjalankan usaha mini cafe, pemerintah desa maupun pengelola BUMDes dapat menjelaskan kondisi tersebut secara terbuka, termasuk langkah yang telah atau akan dilakukan untuk menghidupkan kembali unit usaha tersebut.
Newsline.id akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Pemerintah Desa Pamolokan maupun pihak terkait lainnya untuk memperoleh penjelasan berimbang mengenai realisasi dan pengelolaan bantuan tersebut.
Penulis : Red
Editor : Moch Thoriqil Akmal








