Arogansi Pelanggan: Kurir di Bluto Jadi Korban Penganiayaan

Thursday, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Seorang warga Bluto, Moh. Latif Syarifuddin (30), menjadi korban penganiayaan saat menjalankan tugas sebagai pengantar paket pada Rabu, 26 November 2025, sekitar pukul 11.50 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Negara, Desa Bunbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

 

Kejadian bermula ketika korban mengantarkan paket ke rumah seorang warga berinisial Y, yang menjadi terlapor dalam kasus ini. Usai menyerahkan paket dan sempat berbincang sebentar mengenai keterlambatan pengiriman, korban melanjutkan perjalanan untuk menyelesaikan tugasnya.

 

Belum jauh dari rumah terlapor, tepatnya di dekat kediaman warga bernama Sudarsono, korban tiba-tiba dihentikan oleh Y. Tanpa penjelasan lanjutan, pelaku diduga langsung menghajar korban dengan serangkaian pukulan di bagian wajah, kemudian membantingnya ke tanah.

Baca Juga  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Catat Peningkatan Indikator Mutu Pelayanan pada Semester I 2026

 

Akibat aksi kekerasan tersebut, korban mengalami luka di bibir atas sebelah kanan, memar pada pelipis kiri, dan rasa nyeri di kepala. Warga sekitar yang melihat kejadian segera melerai, sehingga penganiayaan tidak berlanjut lebih jauh.

 

Korban kemudian melaporkan insiden tersebut ke SPKT Polsek Bluto, yang kini telah menindaklanjuti laporan resmi dengan nomor:

LP/B/13/XI/2025/SPKT/POLSEK BLUTO/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR.

 

Praktisi hukum, Zubairi, S.H, mengecam keras tindakan penganiayaan tersebut. Ia menegaskan bahwa kekerasan fisik atas alasan apa pun tidak dapat dibenarkan.

 

“Ini tindakan pidana yang tidak boleh dianggap remeh. Jika korban membutuhkan pendampingan hukum, kami siap memberikan bantuan secara gratis,” ujarnya.

Baca Juga  Ra Bakir Hasan Resmi Pimpin DPC PPP Pamekasan, Tokoh Pemuda Pamekasan Berharap PPP Kian Besar dan Mengakar

 

Saat ini, proses hukum tengah berjalan sesuai prosedur. Polisi diharapkan segera memanggil dan memeriksa terlapor Y untuk mengungkap motif serta memastikan penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu.

 

Peristiwa ini menambah daftar kekerasan yang menimpa pekerja lapangan, khususnya kurir yang sering berhadapan langsung dengan pelanggan. Warga berharap kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum agar kejadian serupa tidak terulang.

Penulis : T2

Editor : Amira

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 2,627 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru