APMS Akan Laporkan Dugaan Skandal Mesum Kades Lapa Taman ke Inspektorat dan DPMD, Aksi Massa Disiapkan

Tuesday, 27 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Aliansi Penyelamat Masyarakat Sumenep (APMS) menyatakan sikap keras terhadap dugaan skandal mesum yang menyeret Kepala Desa Lapa Taman, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Tak puas dengan sikap bungkam dan pembiaran yang terjadi, APMS memastikan akan melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Inspektorat Kabupaten Sumenep dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Tak hanya berhenti pada jalur administratif, APMS juga menyiapkan aksi unjuk rasa terbuka sebagai bentuk tekanan publik agar pemerintah daerah tidak terus bersembunyi di balik diam.

Koordinator APMS Dedy, dalam keterangannya, menegaskan bahwa dugaan perbuatan asusila yang melibatkan pejabat publik tingkat desa bukan persoalan pribadi, melainkan menyangkut moral, etika, dan marwah pemerintahan desa.

“Kami melihat ada pembiaran yang sangat memalukan. Dugaan perbuatan mesum oleh kepala desa tidak bisa disikapi dengan diam. Karena itu, APMS akan melaporkan kasus ini ke Inspektorat dan DPMD agar ada pemeriksaan resmi,” tegasnya.

Baca Juga  Rokok Ilegal PCX Exclusive, BerryBurst, dan MangoBurst: Dalang Fery Seakan Kebal Hukum, Bea Cukai Cukup Jadi Penonton?

Menurut Dedy, sikap mengelak dan tidak adanya klarifikasi terbuka dari Kepala Desa Lapa Taman justru memperkuat kecurigaan publik. Apalagi hingga kini, belum terlihat langkah pembinaan, pemeriksaan, atau sanksi etik dari pemerintah kabupaten.

“Kalau kepala desa masih dibiarkan menjabat tanpa proses klarifikasi, ini preseden buruk. Jangan sampai jabatan kepala desa kebal dari pengawasan hanya karena faktor politik atau kedekatan kekuasaan,” lanjutnya.

APMS juga menyoroti peran DPMD yang dinilai seharusnya berada di garis depan dalam menjaga integritas kepala desa. Dugaan pelanggaran moral, kata mereka, semestinya langsung ditindaklanjuti dengan pemanggilan dan pemeriksaan internal.

Selain pelaporan resmi, APMS memastikan aksi demonstrasi akan digelar dalam waktu dekat, dengan titik sasaran kantor Inspektorat dan DPMD Kabupaten Sumenep. Aksi tersebut, menurut mereka, merupakan bentuk perlawanan terhadap praktik pembiaran dan tumpulnya etika kekuasaan.

Baca Juga  DPRD Sumenep Dorong Pemkab Gandeng Swasta untuk Dongkrak PAD di Tengah Tekanan Fiskal

“Aksi ini bukan sekadar soal satu orang kepala desa. Ini soal pesan kepada seluruh pejabat publik: jabatan bukan tameng untuk menutupi dugaan kebusukan moral,” tandasnya.

APMS mengingatkan, jika pemerintah daerah terus memilih bungkam, kepercayaan publik terhadap institusi pengawasan akan semakin runtuh. Mereka juga menegaskan bahwa tekanan publik akan terus diperluas hingga ada kejelasan dan sikap tegas dari pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Lapa Taman belum memberikan klarifikasi terbuka, sementara pihak Inspektorat dan DPMD Kabupaten Sumenep juga belum menyampaikan tanggapan resmi terkait rencana pelaporan tersebut.

Kasus ini kini tak lagi sekadar isu dugaan asusila, melainkan menjadi ujian serius bagi integritas pengawasan pemerintahan desa di Kabupaten Sumenep: apakah berani menindak, atau kembali membiarkan kekuasaan berlindung di balik diam.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Jangan Tunggu Korban, Warga Bluto Minta Tiang Telkom yang Ganggu Tikungan Segera Dipindah
1 Muharram 1448 H, CV Ayunda Permata Sejahtera Salurkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim di Pamekasan
Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Warga Dasuk Kedapatan Simpan Sabu
Misteri Angka Desimal 0,666 di SiRUP Sumenep, Kabid Disbudporapar Buka Suara Soal Proyek Plasma Kembar
Mengguncang Polemik Ijazah UNIBA, Saksi Beberkan Fakta yang Selama Ini Tertutup
Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan
Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 13:30

Jangan Tunggu Korban, Warga Bluto Minta Tiang Telkom yang Ganggu Tikungan Segera Dipindah

Tuesday, 16 June 2026 - 18:23

1 Muharram 1448 H, CV Ayunda Permata Sejahtera Salurkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim di Pamekasan

Tuesday, 16 June 2026 - 18:07

Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Warga Dasuk Kedapatan Simpan Sabu

Monday, 15 June 2026 - 22:08

Misteri Angka Desimal 0,666 di SiRUP Sumenep, Kabid Disbudporapar Buka Suara Soal Proyek Plasma Kembar

Sunday, 14 June 2026 - 09:10

Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan

Berita Terbaru