SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep memaparkan capaian pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Rabu (17/6/2026).
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan Nota Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Penyampaian nota penjelasan itu menjadi bagian dari proses evaluasi kinerja pemerintahan daerah sekaligus bentuk akuntabilitas kepada masyarakat melalui lembaga legislatif.
KH Imam Hasyim menyampaikan, selama tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Prestasi tersebut menjadi yang kesembilan kalinya secara berturut-turut diraih oleh daerah berjuluk Kota Keris tersebut.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah itu merupakan hasil sinergi seluruh elemen pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar KH Imam Hasyim di hadapan peserta rapat paripurna.
Selain aspek pengelolaan keuangan, pemerintah daerah juga melaporkan berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan selama tahun 2025 berdasarkan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025.
Sepanjang tahun anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep menjalankan 242 program, 470 kegiatan, dan 634 subkegiatan yang dilaksanakan oleh 55 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dari sisi pendapatan daerah, capaian yang diperoleh menunjukkan hasil positif. Target pendapatan daerah sebesar Rp2,445 triliun berhasil dilampaui dengan realisasi mencapai Rp2,520 triliun atau setara 103,08 persen.
Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi salah satu indikator kemandirian fiskal daerah juga mencatat performa menggembirakan. Dari target yang telah ditetapkan, PAD berhasil direalisasikan sebesar Rp382,8 miliar atau mencapai 118,57 persen.
Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan yang berasal dari potensi daerah.
Di sisi lain, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp2,463 triliun atau 91,06 persen dari total anggaran yang telah direncanakan dalam APBD 2025.
Pemerintah daerah menilai angka tersebut mencerminkan pelaksanaan program pembangunan yang berjalan efektif dengan tingkat serapan anggaran yang relatif tinggi.
Tidak hanya dari aspek keuangan, capaian kinerja pembangunan juga menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan evaluasi indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan, rata-rata realisasi mencapai 153,90 persen dengan kategori sangat berhasil.
Capaian tersebut menggambarkan bahwa berbagai target pembangunan yang telah direncanakan mampu direalisasikan bahkan melampaui sasaran yang ditetapkan sebelumnya.
Melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban APBD ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap DPRD dapat memberikan masukan dan evaluasi konstruktif guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan pada masa mendatang.
Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas fiskal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berharap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat menjadi gambaran menyeluruh atas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah selama satu tahun terakhir sekaligus menjadi dasar perbaikan kinerja pada tahun-tahun berikutnya.
Penulis : AL
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








