APBD 2025 Sumenep Surplus Pendapatan, Pemkab Catat Realisasi Kinerja Sangat Berhasil

Friday, 19 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep memaparkan capaian pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Rabu (17/6/2026).

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan Nota Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Penyampaian nota penjelasan itu menjadi bagian dari proses evaluasi kinerja pemerintahan daerah sekaligus bentuk akuntabilitas kepada masyarakat melalui lembaga legislatif.

KH Imam Hasyim menyampaikan, selama tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Prestasi tersebut menjadi yang kesembilan kalinya secara berturut-turut diraih oleh daerah berjuluk Kota Keris tersebut.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah itu merupakan hasil sinergi seluruh elemen pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar KH Imam Hasyim di hadapan peserta rapat paripurna.

Baca Juga  Pimpinan Redaksi Jatim.Newsline.id Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Fauzi AS, Sosok yang Konsisten Kawal Kepentingan Rakyat

Selain aspek pengelolaan keuangan, pemerintah daerah juga melaporkan berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan selama tahun 2025 berdasarkan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025.

Sepanjang tahun anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep menjalankan 242 program, 470 kegiatan, dan 634 subkegiatan yang dilaksanakan oleh 55 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari sisi pendapatan daerah, capaian yang diperoleh menunjukkan hasil positif. Target pendapatan daerah sebesar Rp2,445 triliun berhasil dilampaui dengan realisasi mencapai Rp2,520 triliun atau setara 103,08 persen.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi salah satu indikator kemandirian fiskal daerah juga mencatat performa menggembirakan. Dari target yang telah ditetapkan, PAD berhasil direalisasikan sebesar Rp382,8 miliar atau mencapai 118,57 persen.

Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan yang berasal dari potensi daerah.

Di sisi lain, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp2,463 triliun atau 91,06 persen dari total anggaran yang telah direncanakan dalam APBD 2025.

Pemerintah daerah menilai angka tersebut mencerminkan pelaksanaan program pembangunan yang berjalan efektif dengan tingkat serapan anggaran yang relatif tinggi.

Baca Juga  KEI Bersama SKK Migas Salurkan Bantuan UMKM dan Pertanian di Desa Paliat, Warga Sapeken Sambut Antusias

Tidak hanya dari aspek keuangan, capaian kinerja pembangunan juga menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan evaluasi indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan, rata-rata realisasi mencapai 153,90 persen dengan kategori sangat berhasil.

Capaian tersebut menggambarkan bahwa berbagai target pembangunan yang telah direncanakan mampu direalisasikan bahkan melampaui sasaran yang ditetapkan sebelumnya.

Melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban APBD ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap DPRD dapat memberikan masukan dan evaluasi konstruktif guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan pada masa mendatang.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas fiskal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berharap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat menjadi gambaran menyeluruh atas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah selama satu tahun terakhir sekaligus menjadi dasar perbaikan kinerja pada tahun-tahun berikutnya.

Penulis : AL

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

DPRD Sumenep Dorong Modernisasi Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Cegah Kebocoran PAD
Merchandise Eksklusif DRT Diluncurkan, Hanya Bisa Didapat Melalui Pembelian Produk Rokok
Pengurus RKK Dalpenang Sampang Kompak Dukung Rehab Tempat Inventaris di Pemakaman Bujuk Jimat Panyepen
Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Sumenep Intensifkan Patroli di Titik Rawan Laka
Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Soroti Pertanggungjawaban APBD 2025, Pembahasan Raperda Masuki Tahap Krusial
Sambut 1 Muharram 1448 H, Dandim Sumenep Ajak Prajurit Jadikan Semangat Hijrah sebagai Energi Pengabdian
Aliansi BEMSU Soroti Kelangkaan Pertalite di Sumenep, Desak Transparansi Distribusi BBM
Pembinaan DKPP dan Industri Rokok Lokal Dorong Kebangkitan Petani Tembakau
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 19 June 2026 - 12:15

DPRD Sumenep Dorong Modernisasi Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Cegah Kebocoran PAD

Friday, 19 June 2026 - 10:32

Merchandise Eksklusif DRT Diluncurkan, Hanya Bisa Didapat Melalui Pembelian Produk Rokok

Friday, 19 June 2026 - 08:08

Pengurus RKK Dalpenang Sampang Kompak Dukung Rehab Tempat Inventaris di Pemakaman Bujuk Jimat Panyepen

Friday, 19 June 2026 - 08:04

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Sumenep Intensifkan Patroli di Titik Rawan Laka

Friday, 19 June 2026 - 00:33

Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Soroti Pertanggungjawaban APBD 2025, Pembahasan Raperda Masuki Tahap Krusial

Berita Terbaru