Pembinaan DKPP dan Industri Rokok Lokal Dorong Kebangkitan Petani Tembakau

Thursday, 18 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Hamparan lahan tembakau di Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, kembali menghadirkan optimisme bagi para petani. Di tengah dinamika industri tembakau yang terus berkembang, perhatian serius dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas hasil panen sekaligus memperkuat posisi petani di pasar.

Perubahan tersebut tidak terjadi dalam semalam. Bertahun-tahun sebelumnya, petani tembakau lokal kerap menghadapi situasi yang kurang menguntungkan. Keterbatasan akses pasar membuat harga tembakau sering kali bergantung pada segelintir pembeli, sehingga petani memiliki ruang yang sangat terbatas untuk menentukan nilai jual hasil panennya sendiri.

Kondisi itu perlahan berubah seiring tumbuhnya industri rokok lokal di Kabupaten Sumenep. Kehadiran pabrikan lokal membuka lebih banyak jalur pemasaran bagi petani dan menciptakan iklim persaingan yang lebih sehat. Dampaknya, harga tembakau tidak lagi sepenuhnya ditentukan oleh satu kekuatan pasar, melainkan mengikuti kualitas produk yang dihasilkan petani.

Baca Juga  Kunjungi Pasien Anak RSUD, Gubernur Khofifah: Rumah Sakit Luar Biasa!

Di sisi lain, DKPP Sumenep terus mengintensifkan program pembinaan dan pendampingan kepada petani. Mulai dari peningkatan teknik budidaya, pengendalian mutu hasil panen, hingga edukasi penanganan pascapanen dilakukan guna menjaga kualitas tembakau Sumenep yang selama ini dikenal memiliki karakteristik khas dan bernilai tinggi di pasaran.

Faza, petani milenial asal Bragung, mengaku merasakan langsung perubahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kombinasi antara meningkatnya kualitas produksi dan terbukanya akses pasar telah memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani.

“Dulu petani sering tidak memiliki banyak pilihan ketika menjual hasil panen. Sekarang situasinya berbeda. Dengan adanya pabrikan lokal dan pendampingan dari DKPP, kualitas tembakau semakin baik dan posisi tawar petani juga ikut meningkat,” ujarnya saat ditemui di sela aktivitas pertanian, Kamis (18/06/2026)

Baca Juga  Pabrik Rokok Lokal di Sumenep Dukung Petani dan Serap Ribuan Tenaga Kerja

Ia menambahkan, berbagai program edukasi yang diberikan pemerintah daerah turut membantu petani memahami pentingnya menjaga standar mutu tembakau, mulai dari proses budidaya hingga pengeringan.

“Petani muda sekarang lebih termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi. Ketika kualitas tembakau meningkat, harga jual juga mengikuti. Itu yang membuat banyak generasi muda kembali melihat sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan,” katanya.

Perkembangan tersebut menjadi gambaran bagaimana sinergi antara pembinaan pemerintah dan tumbuhnya industri lokal dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih sehat. Bagi petani tembakau di Bragung, perubahan ini bukan sekadar soal harga yang lebih baik, tetapi juga tentang hadirnya harapan baru bahwa hasil kerja keras mereka kini mendapatkan nilai yang lebih layak.

 

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

DPRD Sumenep Dorong Modernisasi Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Cegah Kebocoran PAD
Merchandise Eksklusif DRT Diluncurkan, Hanya Bisa Didapat Melalui Pembelian Produk Rokok
Pengurus RKK Dalpenang Sampang Kompak Dukung Rehab Tempat Inventaris di Pemakaman Bujuk Jimat Panyepen
Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Sumenep Intensifkan Patroli di Titik Rawan Laka
Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Soroti Pertanggungjawaban APBD 2025, Pembahasan Raperda Masuki Tahap Krusial
APBD 2025 Sumenep Surplus Pendapatan, Pemkab Catat Realisasi Kinerja Sangat Berhasil
Sambut 1 Muharram 1448 H, Dandim Sumenep Ajak Prajurit Jadikan Semangat Hijrah sebagai Energi Pengabdian
Aliansi BEMSU Soroti Kelangkaan Pertalite di Sumenep, Desak Transparansi Distribusi BBM
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 19 June 2026 - 12:15

DPRD Sumenep Dorong Modernisasi Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Cegah Kebocoran PAD

Friday, 19 June 2026 - 10:32

Merchandise Eksklusif DRT Diluncurkan, Hanya Bisa Didapat Melalui Pembelian Produk Rokok

Friday, 19 June 2026 - 08:08

Pengurus RKK Dalpenang Sampang Kompak Dukung Rehab Tempat Inventaris di Pemakaman Bujuk Jimat Panyepen

Friday, 19 June 2026 - 08:04

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Sumenep Intensifkan Patroli di Titik Rawan Laka

Friday, 19 June 2026 - 00:33

Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Soroti Pertanggungjawaban APBD 2025, Pembahasan Raperda Masuki Tahap Krusial

Berita Terbaru