771 Usulan Mengalir di Musrenbang RKPD 2027, Bukti Tingginya Harapan Warga Sumenep

Monday, 30 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Gelombang partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah kembali terlihat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kabupaten Sumenep. Sebanyak 771 usulan tercatat masuk melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI), mencerminkan besarnya harapan warga terhadap arah pembangunan yang lebih baik.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa tingginya jumlah usulan tersebut menjadi indikator kuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Menurutnya, setiap aspirasi yang masuk tidak sekadar dicatat, melainkan menjadi bahan pertimbangan serius dalam penyusunan kebijakan.

“Partisipasi ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak lagi pasif. Mereka aktif menyampaikan kebutuhan dan harapan. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk merancang pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya saat ditemui, Senin (30/03/2026).

Meski demikian, Arif mengakui bahwa tantangan terbesar bukan pada jumlah usulan, melainkan bagaimana menyaring dan menyelaraskan setiap aspirasi dengan kemampuan fiskal daerah serta arah kebijakan pemerintah yang lebih luas.

Baca Juga  Potong Tumpeng Warnai Puncak Anniversary MR Ball ke-9 dan JBL ke-16 di Sumenep

“Tidak semua usulan bisa langsung diakomodasi. Ada proses prioritisasi yang mempertimbangkan urgensi, manfaat, serta kesesuaian dengan program nasional dan provinsi,” jelasnya.

Musrenbang RKPD 2027 menjadi puncak dari rangkaian panjang proses perencanaan yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya. Tahapan tersebut meliputi Musyawarah Desa (Musdes), Forum Konsultasi Publik (FKP), Musrenbang tingkat kecamatan, hingga forum perangkat daerah.

Seluruh proses ini dirancang untuk memastikan bahwa pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

Forum Musrenbang tingkat kabupaten juga melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga perwakilan masyarakat. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga implementatif.

Menurut Arif, angka 771 usulan bukan sekadar data statistik, melainkan refleksi dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan pembangunan yang partisipatif.

Baca Juga  Mafia Solar Diduga Kembali Beraksi di Sumenep, Pick Up dan Truk Bermuatan Ratusan Jerigen Terpantau di Pelabuhan Bintaro

“Ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang kepedulian. Ketika masyarakat terlibat, maka pembangunan akan lebih memiliki arah dan dampak,” katanya.

Ia pun berharap, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat agar pembangunan Sumenep ke depan tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan warga.

Dengan tingginya partisipasi ini, Musrenbang RKPD 2027 diharapkan mampu menjadi pijakan kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif, terarah, dan berkelanjutan. Pemerintah daerah pun dituntut untuk mampu menjawab ekspektasi tersebut melalui program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru