YLBH Madura: dr. Erliyati Dibully Meski Berprestasi, Bupati Harus Pertahankan

Sunday, 27 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati

Foto: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati

SUMENEP, Newsline.id – Keinginan Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, untuk mengundurkan diri dari jabatannya, menuai respons tegas dari Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Madura, Kurniadi, SH. Ia menyayangkan langkah tersebut dan menyebut bahwa dr. Erliyati justru layak dipertahankan karena telah terbukti membawa kemajuan signifikan bagi rumah sakit plat merah itu.

 

Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan melalui grup WhatsApp “Jejak Aktivis Sumenep”, Minggu (27/7/2025), Kurniadi menyampaikan bahwa tekanan yang dialami oleh dr. Erliyati bukan berasal dari kinerja buruk, melainkan dari serangan opini yang tidak berimbang.

 

“Apa yang membuatnya lelah? Lelah karena kinerjanya selalu dinilai secara sumir. Bukan oleh publik luas, tapi oleh sebagian kecil kelompok LSM dan media yang seolah tak pernah puas, bahkan kerap membully,” tulis Kurniadi.

 

Menurutnya, selama ini tidak sedikit prestasi yang dicapai RSUD Sumenep di bawah kepemimpinan dr. Erliyati, namun prestasi itu justru tenggelam oleh gelombang kritik. Ia menyebut kritik yang datang lebih banyak mengandung unsur fitnah dan tidak berdasar, bahkan seperti disengaja untuk menjatuhkan.

 

“Prestasinya jangankan diapresiasi, yang ada malah dibully habis-habisan. Tapi dia tetap diam, tetap bekerja, dan hasilnya jelas: RSUD naik kelas, layanan meningkat, masyarakat terbantu,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Kurniadi menekankan bahwa pengunduran diri seorang direktur rumah sakit milik daerah bukan murni soal niat pribadi. Ada mekanisme yang harus dilalui dan keputusan akhir tetap berada di tangan kepala daerah.

Baca Juga  Dinilai Framing Negatif, Tempo Didesak Klarifikasi oleh Kader NasDem Sumenep

 

“Mundur? Belum tentu. Karena mundur tidaknya direktur bukan ditentukan oleh direktur sendiri, tapi oleh pihak yang mengangkatnya. Jika disetujui, ya bisa jadi mundur. Tapi jika tidak, ya beliau tetap akan menjabat,” ujar Kurniadi.

 

Bahkan, ia menyatakan keyakinannya bahwa Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, tidak akan begitu saja melepas figur sekelas dr. Erliyati yang dinilainya langka dan berintegritas.

 

“Saya yakin, Bupati tidak akan membiarkan dr. Erliyati mundur. Karena figur seperti beliau ini bukan sekadar ingin, tapi memang diperlukan. RSUD butuh figur pemimpin yang tahan banting, visioner, dan tetap tenang di tengah badai,” tambahnya.

 

Kurniadi menggambarkan dr. Erliyati sebagai pemimpin yang teruji. Selama bertahun-tahun memimpin RSUD Sumenep, ia dinilai terus menunjukkan dedikasi dan hasil nyata meski terus dihantam kritik dari berbagai arah.

 

“Ingat, tidak mudah mencari figur seperti dr. Erliyati. Bertahun-tahun dibully, tapi beliau tetap bertahan, tetap membangun rumah sakit ini dalam senyap. Ini bukan hanya soal jabatan, ini soal pengabdian,” ucap Ketua YLBH Madura itu.

 

Pernyataan Kurniadi tersebut mengarah pada kritik publik, khususnya dari beberapa LSM dan media lokal, yang dalam beberapa bulan terakhir intens menyoroti RSUD Sumenep, mulai dari isu pelayanan BPJS, transparansi anggaran, hingga fasilitas rumah sakit. Namun, menurut YLBH Madura, kritik tersebut sebaiknya dibarengi dengan fakta dan objektivitas.

Baca Juga  Dugaan Foto Mesum Oknum Kepala Desa Kecamatan Dungkek Bersama Perempuan Bukan Muhrim Tuai Kecaman Publik

 

Kurniadi menekankan bahwa perubahan institusi kesehatan seperti rumah sakit membutuhkan waktu dan konsistensi. Ia memuji dr. Erliyati karena mampu membuktikan kemajuan meskipun tidak banyak bicara di ruang publik.

 

“Boleh saja orang menilai dari luar, tapi banyak yang tidak tahu bagaimana sulitnya membangun layanan kesehatan yang adil dan merata. Terutama di daerah seperti Sumenep yang tantangannya besar,” katanya.

 

Sebagai penutup, Kurniadi menyerukan agar pemerintah daerah, khususnya Bupati Sumenep, mengambil sikap tegas untuk mempertahankan dr. Erliyati. Ia menyebut bahwa Sumenep tidak sedang butuh sosok direktur rumah sakit yang sempurna, melainkan yang sungguh-sungguh mengabdi.

 

“YLBH Madura berharap agar pemerintah, khususnya Bupati Sumenep, dapat mengambil sikap bijak dan mempertahankan dr. Erliyati di posisinya. Karena hari ini, Sumenep tidak butuh direktur yang sempurna, tapi direktur yang sungguh-sungguh,” tutupnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Sumenep dan Pemkab Sumenep belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar pengunduran diri dr. Erliyati. Namun suara dari lembaga advokasi seperti YLBH Madura mengindikasikan bahwa publik juga menginginkan adanya keadilan dalam menilai kerja birokrasi, bukan sekadar mengikuti arus opini negatif.

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:08

Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru