Tak Hanya Tambang Galian C Disorot, Warga Ungkit Dugaan Kasus Penganiayaan Kades Kebonagung yang Mandek di Polres Sumenep

Friday, 30 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Di tengah sorotan publik terhadap dugaan aktivitas tambang galian C ilegal di Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, nama Kepala Desa Kebonagung, Bustanol Affa, S.Sos, kembali menjadi perbincangan. Kali ini, masyarakat mengungkit dugaan kasus penganiayaan yang disebut-sebut melibatkan kades tersebut dan hingga kini dikabarkan masih “parkir” di Polres Sumenep.

Informasi tersebut mencuat dari sejumlah warga dan aktivis yang menilai bahwa persoalan hukum yang diduga melibatkan Kepala Desa Kebonagung tidak hanya sebatas isu tambang ilegal. Mereka menyebut, sebelumnya telah ada laporan dugaan penganiayaan yang proses hukumnya dinilai berjalan lamban dan belum menunjukkan kejelasan.

“Kasus penganiayaan itu bukan cerita baru. Sudah lama dilaporkan, tapi sampai sekarang tidak ada kepastian. Sekarang muncul lagi persoalan tambang, wajar kalau publik bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  DPRD Kritik Keras Pragaan Fair: Dominasi Peserta Luar, UMKM Lokal Tersingkir

Menurut keterangan yang dihimpun, dugaan penganiayaan tersebut telah masuk dalam penanganan Polres Sumenep. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai perkembangan penyidikan maupun status hukum pihak-pihak yang dilaporkan.

Aktivis P2KS menilai, menumpuknya persoalan yang menyeret nama seorang kepala desa harus menjadi alarm serius bagi aparat penegak hukum. Mereka mendesak Polres Sumenep bersikap transparan dan profesional dalam menangani seluruh laporan tanpa pandang bulu.

“Kalau benar ada laporan penganiayaan yang mandek, ini preseden buruk bagi penegakan hukum. Apalagi sekarang ditambah dugaan tambang galian C ilegal. Jangan sampai muncul kesan hukum tumpul ke atas,” tegas seorang aktivis P2KS.

Ia juga menekankan bahwa jabatan sebagai kepala desa tidak boleh menjadi tameng untuk menghindari proses hukum. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sangat bergantung pada keberanian aparat dalam menuntaskan kasus-kasus yang melibatkan pejabat.

Baca Juga  H. Munaji Pemilik Rokok Ilegal Masterclass Ternyata ASN Pensiun Dini karena Dugaan Korupsi, Bea Cukai Dinilai Tutup Mata

Terpisah, pihak Polres Sumenep juga belum memberikan keterangan terbuka mengenai perkembangan laporan dugaan penganiayaan yang dimaksud. Publik pun mendesak agar kepolisian segera menyampaikan penjelasan resmi guna menghindari spekulasi dan kegaduhan di tengah masyarakat.

Dengan mencuatnya kembali isu ini, masyarakat Sumenep berharap aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada satu perkara, melainkan menuntaskan seluruh persoalan hukum secara adil, transparan, dan akuntabel.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru