Sikap Bungkam Kades Kebunan dan Dugaan Pelanggaran Picu Kebal Hukum

Monday, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Polemik yang melibatkan Kepala Desa Kebunan kembali memanas. Setelah sebelumnya mencuat berbagai dugaan pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan desa, kini sikap bungkam sang kepala desa justru memperkuat kesan di tengah masyarakat bahwa dirinya seolah kebal hukum.

Sejumlah warga mengaku kecewa dengan minimnya transparansi yang ditunjukkan oleh pemerintah desa. Bahkan, upaya konfirmasi dari berbagai pihak, termasuk awak media, tidak pernah mendapatkan jawaban yang jelas.

“Sudah berkali-kali mau dikonfirmasi, tapi selalu menghindar. Seolah-olah tidak tersentuh hukum,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini memicu kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi. Apalagi, isu yang berkembang bukan persoalan sepele, melainkan menyangkut dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan program desa.

Baca Juga  Utamakan Keselamatan, KM Sabuk Nusantara 51 Patuhi Instruksi Syahbandar Kalianget

Tak hanya itu, beberapa elemen masyarakat sipil mulai angkat bicara. Mereka menilai, jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini bisa mencederai prinsip akuntabilitas dan transparansi yang seharusnya menjadi dasar dalam pemerintahan desa.

“Jangan sampai muncul kesan bahwa hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Semua harus diproses sesuai aturan, siapapun itu,” tegas salah satu aktivis di Sumenep.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Kebunan belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi melalui berbagai jalur komunikasi juga belum membuahkan hasil.

Situasi ini pun mendorong desakan agar aparat penegak hukum turun tangan. Masyarakat berharap ada langkah konkret untuk mengusut tuntas dugaan yang berkembang, sehingga tidak ada lagi kesan bahwa pejabat publik bisa bertindak tanpa konsekuensi hukum.

Baca Juga  Lucunya Bea Cukai Madura: Toko Kelontong Diserbu, Produsen Rokok Ilegal “ALPHARD” Dibiarkan

Di sisi lain, pengamat pemerintahan desa menilai bahwa diamnya seorang kepala desa dalam situasi seperti ini justru memperkeruh keadaan. Menurutnya, keterbukaan adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik.

“Kalau memang tidak ada masalah, seharusnya berani memberikan penjelasan. Diam justru memperkuat asumsi negatif,” ujarnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga berpotensi menarik perhatian lembaga pengawas yang lebih tinggi jika tidak segera ditangani.

Masyarakat pun menunggu, apakah hukum benar-benar akan ditegakkan secara adil, atau justru kembali kalah oleh kekuasaan di tingkat desa.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:13

Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru