Satlantas Sumenep Gandeng Jasa Raharja, Pengemudi Ojol Dikenalkan Layanan Digital JRku

Thursday, 4 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Satlantas Polres Sumenep terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggandeng Jasa Raharja untuk memperkenalkan aplikasi JRku kepada komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang dikemas dalam program Polantas Menyapa tersebut berlangsung di Pos Ojol Kamtibmas Sumenep, Kamis (4/6/2026). Puluhan pengemudi ojol mengikuti sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan dasar kecelakaan lalu lintas dan pemanfaatan layanan digital yang disediakan Jasa Raharja.

Dalam kegiatan itu, personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Sumenep bersama perwakilan Jasa Raharja memberikan penjelasan mengenai berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi JRku. Mulai dari informasi santunan kecelakaan, pengecekan status perlindungan, hingga akses layanan yang dapat digunakan masyarakat secara praktis melalui telepon genggam.

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Beny Kuncoro, menegaskan bahwa pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang memiliki intensitas mobilitas tinggi sehingga perlu mendapatkan edukasi secara berkelanjutan terkait keselamatan berkendara.

Baca Juga  Dana BKK Rp130 Juta Desa Karangbudi Dipertanyakan, 45 Warga Diduga Belum Terima Bantuan

“Pengemudi ojol setiap hari berada di jalan raya dan berinteraksi langsung dengan berbagai kondisi lalu lintas. Karena itu, mereka perlu memahami pentingnya keselamatan berkendara sekaligus mengetahui layanan perlindungan yang tersedia apabila terjadi risiko kecelakaan,” katanya.

Menurut Beny, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan aplikasi JRku, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang berperan penting dalam mendukung kelancaran transportasi di Kabupaten Sumenep.

Ia menjelaskan, melalui program Polantas Menyapa, pihaknya ingin menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan cara tersebut, pesan-pesan keselamatan berlalu lintas diharapkan lebih mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selama sosialisasi berlangsung, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait prosedur perlindungan kecelakaan lalu lintas maupun penggunaan aplikasi JRku. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para pengemudi ojol.

Baca Juga  Kasus Dugaan Penipuan Kavling Rp400 Juta, Penyidik Polres Bangkalan Periksa Lima Saksi

Para peserta mengaku memperoleh tambahan pengetahuan mengenai hak-hak yang dapat diakses melalui layanan Jasa Raharja serta pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Satlantas Polres Sumenep berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Selain itu, pemanfaatan layanan digital seperti JRku diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan pelayanan yang berkaitan dengan perlindungan kecelakaan lalu lintas.

Melalui kolaborasi antara kepolisian dan Jasa Raharja, upaya mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan perlindungan bagi pengguna jalan di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59