Resmi Naik Status Jadi Polresta, Sumenep Sambut Kapolres Baru AKBP Ariek Indra Sentanu

Sunday, 28 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi dan rotasi jabatan terhadap 1.121 personel. Kebijakan tersebut turut membawa perubahan penting bagi jajaran kepolisian di Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026, jabatan Kapolres Sumenep resmi diserahterimakan dari AKBP Anang Hardiyanto kepada AKBP Ariek Indra Sentanu.

AKBP Anang mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Sampang, sedangkan AKBP Ariek sebelumnya mengemban amanah sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Pergantian pimpinan tersebut bertepatan dengan keputusan Polri menaikkan status Polres Sumenep menjadi Polresta. Sumenep menjadi salah satu dari delapan wilayah di Indonesia yang memperoleh peningkatan status kelembagaan pada mutasi kali ini.

Selain Sumenep, peningkatan status menjadi Polresta juga diberikan kepada Polres Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

Baca Juga  Anggaran Kerapan Sapi Piala Presiden Rp150 Juta Tahun 2026 Disorot, Disbudporapar Sumenep Diduga Tak Pernah Gelar Kegiatan

Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk penguatan organisasi kepolisian dalam menghadapi meningkatnya tantangan pelayanan kepada masyarakat serta kompleksitas tugas di daerah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari strategi pembinaan karier sekaligus penguatan institusi.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujarnya.

AKBP Ariek Indra Sentanu datang ke Sumenep dengan pengalaman panjang di bidang lalu lintas dan manajemen kepolisian. Rekam jejaknya di Polda Metro Jaya diharapkan mampu membawa inovasi dalam pelayanan publik sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, AKBP Anang Hardiyanto meninggalkan Sumenep dengan sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya. Ia dikenal aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Baca Juga  Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Dandim 0827/Sumenep Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Stabilitas Daerah

Penugasan baru di Kabupaten Sampang menjadi tantangan berikutnya bagi AKBP Anang mengingat karakteristik wilayah dan dinamika keamanan yang berbeda.

Mutasi kali ini juga menjadi bagian dari langkah besar Polri dalam melakukan penyegaran organisasi secara nasional. Selain pergantian pejabat, Polri turut membentuk empat Polres Tipe D baru di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut.

Dengan hadirnya kepemimpinan baru serta peningkatan status menjadi Polresta, masyarakat Sumenep menaruh harapan agar pelayanan kepolisian semakin profesional, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan keamanan serta ketertiban di wilayah ujung timur Pulau Madura tersebut.

Penulis : AL

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru