Proyek Kolam Perikanan di Desa Bringsang Tahun 2024 Diduga Fiktif, Anggaran Rp259 Juta Menguap

Friday, 25 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

SUMENEP, Newsline.id – Proyek pembangunan kolam perikanan darat di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, disorot tajam masyarakat. Proyek yang dibiayai dengan anggaran negara sebesar Rp259.154.000 untuk dua tahap pada tahun 2024 itu diduga kuat fiktif alias hanya formalitas di atas kertas.

 

Data yang dihimpun Newsline.id menyebutkan, anggaran untuk tahap I sebesar Rp129.577.000 dan tahap II juga dengan nominal yang sama. Proyek tersebut masuk dalam kategori Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Karamba/Kolam Perikanan Darat Milik Desa. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, hingga saat ini tidak tampak adanya pembangunan fisik kolam maupun aktivitas pengerjaan proyek serupa.

 

“Tidak ada kolam yang dibangun di sini. Bahkan kami sebagai warga sekitar pun tidak pernah tahu kapan itu dikerjakan,” ujar seorang warga Bringsang.

Baca Juga  Pekerjaan CV Cahaya Beton Abadi di Pragaan Diduga Asal Jadi, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Rp545 Juta

 

Menurutnya, keberadaan proyek ini hanya diketahui dari Laporan Realisasi Anggaran Desa. Anehnya, saat ditelusuri ke lokasi yang disebut-sebut sebagai titik pembangunan, tak ada bekas pembangunan apa pun.

 

“Kalau hanya ditulis di kertas tapi tidak dibangun, ya itu jelas fiktif namanya,” katanya

 

Beberapa warga lainnya juga menyatakan belum pernah melihat aktivitas pembangunan atau pengangkutan material bangunan yang biasa mengiringi pelaksanaan proyek desa.

 

“Biasanya kalau proyek kolam itu ada penggalian tanah, pemasangan batu, atau semen. Tapi di sini, tidak ada apa-apa,” timpal SM, warga lainnya.

 

Kondisi ini memicu spekulasi bahwa proyek kolam ikan darat tersebut hanyalah proyek fiktif yang sengaja dibuat untuk mengalirkan anggaran desa ke kantong-kantong tertentu tanpa hasil pembangunan nyata. Padahal, anggaran sebesar itu mestinya bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor perikanan.

Baca Juga  UNIBA Madura Umumkan Hasil PMDK 2026/2027, Peserta Lolos Diminta Segera Daftar Ulang

 

Upaya konfirmasi ke Kepala Desa Bringsang, masih belum menemukan akses.

 

Sementara itu tim redaksi juga berupaya menghubungi Camat Giligenting, melalui telepon maupun pesan singkat.

 

Aktivis Sumenep, Dayat, mengatakan proyek tersebut sangat layak diduga sebagai tindak pidana korupsi. Menurutnya, tidak adanya realisasi fisik dengan anggaran yang sudah dicairkan merupakan bentuk nyata penyelewengan.

 

“Kalau proyek sudah dicairkan tapi tidak dikerjakan, maka itu adalah kejahatan terhadap keuangan negara. Ini harus segera diusut oleh aparat penegak hukum,” tegas Dayat.

 

Pihaknya mendesak Inspektorat Kabupaten Sumenep dan Kejaksaan Negeri Sumenep segera melakukan audit investigasi serta turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi keberadaan proyek tersebut.

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru