Proyek Desa Saobi Bernilai Ratusan Juta Tertutup, Kades Tak Buka Suara

Saturday, 6 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, Newsline.id — Dua proyek rabat beton di Desa Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Tahun Anggaran 2025, mulai menjadi sorotan publik. Pasalnya, hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Saobi tidak memberikan respons sedikit pun saat dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait lokasi dan pelaksanaan proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun media, terdapat dua kegiatan pembangunan infrastruktur di desa tersebut, yaitu:

Rabat Beton oleh Pokmas Bungin Jaya dengan nilai anggaran Rp 200 juta.

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Rabat Beton sebesar Rp 250 juta.

Total anggaran yang mengalir ke Desa Saobi untuk dua kegiatan ini mencapai Rp 450 juta. Namun, transparansi mengenai titik pengerjaan, progres, serta mekanisme pelaksanaannya tidak dapat dipastikan karena pemerintah desa memilih bungkam.

Baca Juga  DRT The Big Family Rilis Dua SKT Baru di Arena Kerapan Sapi, Perkuat Identitas Kretek Madura

Saat media menghubungi Kepala Desa Saobi melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi, pesan hanya terbaca tanpa mendapatkan jawaban.

Bahkan setelah dihubungi berulang kali, tidak ada tanggapan apa pun dari pihak desa.

Sikap tidak komunikatif ini memunculkan dugaan bahwa ada hal yang ingin ditutupi, terlebih dalam konteks proyek bersumber dari dana publik yang wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Warga setempat mengungkapkan bahwa mereka juga belum mengetahui secara pasti lokasi kegiatan tersebut.

“Sampek se eparlo, taretan, benyak oreng tak ngertos pole e mana rabat betonna. Se penting transparan ben jelas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketidakterbukaan pemerintah desa dinilai dapat menimbulkan kecurigaan dan menabrak prinsip akuntabilitas pengelolaan anggaran desa.

Baca Juga  Lucunya Bea Cukai Madura: Toko Kelontong Diserbu, Produsen Rokok Ilegal “ALPHARD” Dibiarkan

Sementara itu, pihak-pihak terkait di kecamatan maupun dinas teknis belum memberikan keterangan resmi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Saobi tetap tidak merespons. Media akan terus melakukan penelusuran dan meminta keterangan dari instansi terkait demi memastikan penggunaan dana pembangunan di Desa Saobi sesuai ketentuan.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:08

Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru