PKDI Sumenep: Komitmen Bangun Desa Lewat Kolaborasi

Wednesday, 23 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep periode 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Rabu, 23 Oktober 2025, di Pendopo Keraton Sumenep.

FOTO: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep periode 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Rabu, 23 Oktober 2025, di Pendopo Keraton Sumenep.

SUMENEP, Newsline.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030. Acara pengukuhan digelar di Pendopo Keraton Sumenep pada Rabu, 23 Oktober 2025, dengan nuansa penuh kebersamaan.

 

Dalam prosesi tersebut, H. Abdul Hayat, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Pinggirpapas, dilantik sebagai Ketua PKDI Sumenep yang baru. Ia dipercaya memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan. Dalam pidato perdananya, Abdul Hayat menyampaikan tekadnya membangun PKDI sebagai wadah yang inklusif dan produktif bagi seluruh kepala desa.

 

“PKDI bukan hanya simbol kebersamaan, tapi juga instrumen perjuangan kepala desa dalam memperjuangkan kemajuan desa. Kami siap menjadi penghubung antara desa dengan pemerintah daerah untuk membangun desa dari bawah,” ungkap Abdul Hayat yang akrab disapa H. Ubed.

 

Ia menegaskan bahwa organisasi ini akan fokus pada peningkatan kualitas pemerintahan desa, penguatan kapasitas aparatur, serta penyampaian aspirasi desa secara kolektif. PKDI, kata dia, harus mampu menjembatani kebutuhan masyarakat desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga  Kuatkan Kelembagaan, Paguyuban PR Sumenep Resmi Tunjuk Rausi Samorano

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan PKDI. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para kepala desa melalui organisasi semacam PKDI.

 

“PKDI dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat pembangunan desa. Ini adalah forum penting untuk memperkuat solidaritas kepala desa dan mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik,” ujarnya.

 

Fauzi menilai bahwa kolaborasi kepala desa sangat menentukan arah kemajuan wilayah. Karena itu, PKDI diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga wadah ide, gagasan, dan inovasi.

 

“Setiap desa punya kekuatan tersendiri. PKDI harus mampu menghimpun kekuatan ini agar potensi desa bisa dikembangkan secara terpadu dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Baca Juga  PR Bahagia Gelar Doa Syukur dan Beri Hadiah Umrah untuk Petani dan Bandul Tembakau

 

Ia juga mendorong para pengurus baru untuk menjadikan PKDI sebagai forum penyusunan strategi pembangunan desa yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat.

 

Bupati Fauzi menutup sambutannya dengan harapan agar PKDI menjadi kekuatan pendorong bagi perubahan positif di tingkat desa. Ia menyebut peran kepala desa sangat vital dalam menyukseskan pembangunan daerah, mulai dari pengelolaan dana desa hingga pelayanan publik.

 

“PKDI harus hadir sebagai penggerak. Tidak cukup hanya menyuarakan aspirasi, tapi juga memikirkan terobosan-terobosan agar desa tumbuh mandiri dan sejahtera,” tandasnya.

 

Dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, PKDI Sumenep diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperkuat pondasi pembangunan dari desa. Organisasi ini juga diharapkan mampu menjaga kekompakan antar kepala desa dan membangun komunikasi yang sehat dengan semua pemangku kepentingan.

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru