Nur Faizin Disorot: Kritik Survei Seismik Kangean Dinilai Tidak Konsisten dengan Rekam Jejak Politiknya

Tuesday, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Sikap Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKB, Nur Faizin, yang mendesak Kangean Energi Indonesia (KEI) menghentikan survei seismik 3D di wilayah perairan dangkal West Kangean, kembali menuai perdebatan. Bukannya dipuji, langkah legislator muda itu justru dianggap sebagai manuver politik semata.

Aktivis kepulauan, Moh Asmuni, menilai pernyataan Nur Faizin tidak sejalan dengan rekam jejaknya yang selama ini dinilai minim keberpihakan kepada masyarakat kepulauan.

“Kangean sudah lama berhadapan dengan masalah eksplorasi dan dampak lingkungannya. Kenapa baru sekarang muncul suara lantang? Ada kesan sikapnya sekadar mencari panggung,” ujar Asmuni, Selasa (23/9/2025).

Menurut Asmuni, masyarakat kepulauan lebih membutuhkan kepastian program dan fasilitas konkret daripada komentar populis. Ia mencontohkan janji Nur Faizin soal pengadaan ambulance laut yang pernah diucapkan pada Februari 2025, namun hingga kini tak kunjung terealisasi.

Baca Juga  DRT The Big Family Rayakan 21 Tahun, Mantapkan Kiprah Sosial di Sumenep

“Pokir dewan itu jelas ada. Kalau serius, seharusnya dia bisa dorong itu lewat jalur anggaran. Bukan sekadar jadi headline dengan komentar keras,” tambahnya.

Asmuni juga menyinggung soal konsistensi Nur Faizin yang sebelumnya pernah menyoroti rokok ilegal di Madura. Menurutnya, isu-isu yang dipilih sang legislator cenderung bersifat populis dan mudah menarik perhatian publik, namun tanpa diikuti tindak lanjut nyata.

“Dari dulu pola yang sama: bicara keras, tapi hasilnya nihil. Sehingga wajar kalau masyarakat menganggap langkah ini hanya pencitraan,” tegas Asmuni.

Lebih jauh, ia mengingatkan agar para wakil rakyat tidak menjadikan keresahan masyarakat sebagai bahan dagangan politik.

“Masyarakat Kangean berjuang murni mempertahankan ruang hidup mereka. Jangan ditunggangi kepentingan elit yang hanya ingin menaikkan elektabilitas,” pungkasnya.

Baca Juga  Terbongkar, Rokok Ilegal Suryaku Diduga Dikendalikan Oknum Polisi Polres Sampang Inisial J

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Saturday, 23 May 2026 - 19:01

HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media

Berita Terbaru