Menolak Lupa Reformasi, Mahasiswa Sumenep Ingatkan Demokrasi Tak Lahir dari Ruang Hampa

Wednesday, 17 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimbar bebas, Orator M. Salman Farid selaku Koord. Aliansi BEMSU

Mimbar bebas, Orator M. Salman Farid selaku Koord. Aliansi BEMSU

SUMENEP, Newsline.id — Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman, menjaga ingatan kolektif terhadap perjalanan demokrasi menjadi sebuah kebutuhan. Berangkat dari semangat tersebut, Aliansi BEM Sumenep bersama LPM Cakrawala UNIBA menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) dan Mimbar Bebas sebagai ruang refleksi atas perjalanan Reformasi 1998.

Kegiatan ini menghadirkan pemutaran film dokumenter yang merekam dinamika gerakan mahasiswa pada penghujung era Orde Baru. Melalui tayangan tersebut, peserta diajak menelusuri kembali salah satu babak paling menentukan dalam sejarah bangsa, ketika gelombang perlawanan sipil dan gerakan mahasiswa berhasil mendorong lahirnya era Reformasi setelah puluhan tahun rezim otoritarian berkuasa.

Lebih dari sekadar mengenang peristiwa masa lalu, pemutaran dokumenter tersebut menjadi upaya menghadirkan kembali kesadaran bahwa ruang demokrasi, kebebasan berekspresi, serta hak untuk menyampaikan kritik yang dinikmati hari ini lahir melalui proses perjuangan yang panjang dan tidak jarang dibayar dengan pengorbanan.

Baca Juga  Dari Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif, IPNU-IPPNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan Pemkab

“Sejarah bukan sekadar lembaran masa lalu untuk dihafal, tapi kompas untuk berjalan ke depan. Lewat acara nibar ini, kami ingin memantik kembali kesadaran generasi Z dan Milenial bahwa kebebasan yang kita nikmati hari ini adalah buah dari perjuangan berat di tahun 1998,” ujar M Salman Farid, Koordinator BEMSU.

Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan mimbar bebas yang menjadi ruang terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan refleksi terhadap kondisi kebangsaan saat ini.

Dalam forum tersebut, para peserta menyoroti pentingnya menjaga tradisi berpikir kritis di lingkungan akademik. Mereka menilai bahwa semangat Reformasi tidak boleh berhenti sebagai peristiwa sejarah, melainkan harus terus dihidupkan sebagai nilai yang mendorong penguatan demokrasi, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga  Kampus di Madura Jadi Sorotan, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Masuk Daftar PTS Tak Diberi Kuota KIP Kuliah 2026

Berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah Reformasi turut menjadi perhatian dalam diskusi. Mulai dari isu penegakan HAM, kualitas partisipasi publik dalam proses demokrasi, hingga pentingnya menjaga independensi lembaga-lembaga negara agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Bagi peserta, merawat ingatan terhadap Reformasi bukanlah romantisme masa lalu, melainkan bentuk tanggung jawab moral agar cita-cita yang diperjuangkan pada 1998 tidak tergerus oleh waktu maupun kepentingan politik jangka pendek.

Melalui kegiatan ini, Aliansi BEM Sumenep dan LPM Cakrawala UNIBA berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memahami sejarah bangsanya, tetapi juga memiliki keberanian intelektual untuk mengawal jalannya demokrasi. Sebab, masa depan Indonesia yang adil, demokratis, dan berpihak pada rakyat hanya dapat terwujud ketika generasi penerus tidak melupakan akar perjuangan yang melahirkannya.

 

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Siapkan Lulusan Siap Industri, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah Belajar Langsung di Dapur Redaksi Televisi Surabaya
Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an, Apresiasi Dedikasi Para Penghafal Kalamullah
Kampus di Madura Jadi Sorotan, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Masuk Daftar PTS Tak Diberi Kuota KIP Kuliah 2026
MPLS Ramah di SMPN 1 Nonggunong Tanamkan Karakter Positif dan Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman
Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional
Mahasiswa KIP Uniba Pertanyakan Transparansi Dana Diklat dan Hasil Investigasi Kemendikti
Bangun Sinergi Antargenerasi, Abuya Busyro Karim Bersedia Jadi Penasehat PC IPNU Sumenep
Dari Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif, IPNU-IPPNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan Pemkab
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 31 July 2026 - 10:01

Siapkan Lulusan Siap Industri, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah Belajar Langsung di Dapur Redaksi Televisi Surabaya

Sunday, 26 July 2026 - 20:53

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an, Apresiasi Dedikasi Para Penghafal Kalamullah

Wednesday, 22 July 2026 - 10:29

Kampus di Madura Jadi Sorotan, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Masuk Daftar PTS Tak Diberi Kuota KIP Kuliah 2026

Tuesday, 14 July 2026 - 21:15

MPLS Ramah di SMPN 1 Nonggunong Tanamkan Karakter Positif dan Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman

Wednesday, 1 July 2026 - 11:56

Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional

Berita Terbaru