Komisi I DPRD Sumenep Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Narkoba di Masalembu, Ahmad Juhairi: Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas!

Wednesday, 30 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi I, Ahmad Juhairi

Foto: Anggota Komisi I, Ahmad Juhairi

SUMENEP, Newsline.id – Penanganan kasus narkoba di wilayah Kepulauan Masalembu kembali disorot tajam. Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep menyoroti dugaan lemahnya kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengusut tuntas jaringan peredaran narkoba yang disebut-sebut menggurita dan kebal hukum.

 

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi, menyuarakan kekhawatirannya terhadap pola penindakan yang hanya menyentuh pengguna, namun tak menyentuh aktor utama dalam rantai distribusi narkoba.

 

“Sudah saatnya kepolisian dan BNN bertindak tegas tanpa pandang bulu. Jangan sampai hukum hanya berani pada rakyat kecil tapi bungkam terhadap bandar besar,” tegas Juhairi dalam pernyataannya, Senin (28/7/2025).

 

Politisi dari Fraksi NasDem itu bahkan menyebut adanya dugaan pembiaran terhadap jaringan besar yang bergerak bebas di wilayah kepulauan. Ia tak segan meminta penindakan terhadap siapa pun yang terbukti bermain dua kaki, termasuk jika ada oknum penegak hukum yang terlibat.

Baca Juga  Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

 

“Kalau ada aparat yang terindikasi melindungi peredaran narkoba, itu pengkhianatan terhadap bangsa. Jangan dikasih ampun. Ini soal masa depan generasi muda kita,” ungkapnya penuh tekanan.

 

Menurutnya, isu narkoba di Masalembu bukan hal baru, namun penanganannya terkesan setengah hati. Ia menyebut, Masalembu seolah dijadikan ladang subur oleh jaringan narkotika karena minimnya pengawasan dan keseriusan dari aparat.

 

Sebagai bentuk keseriusannya dalam memberantas narkoba, Juhairi telah menggandeng aparat setempat. Ia tercatat telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Polsek Masalembu pada Jumat, 25 Juli 2025 lalu.

 

Langkah tersebut, kata dia, merupakan wujud sinergi legislatif dan kepolisian untuk bersama-sama menjaga wilayah kepulauan dari ancaman narkoba.

Baca Juga  AMSP Kembali Geruduk Mapolres Sumenep, Desak Pencopotan Kasatreskrim

 

“Jangan ragu untuk menindak siapa pun yang terlibat. Saya akan selalu berada di garis depan mendukung langkah hukum demi keselamatan masyarakat di dapil saya,” tegasnya lagi.

 

Komisi I DPRD Sumenep pun secara kelembagaan meminta laporan lengkap dari aparat terkait perkembangan pemberantasan narkoba di Masalembu. Mereka menegaskan tidak akan tinggal diam jika praktik tebang pilih dalam penegakan hukum masih terjadi.

 

“Dewan akan memantau terus perkembangan di lapangan. Kami ingin ada tindakan nyata, bukan hanya retorika. Masyarakat Masalembu berhak mendapat perlindungan maksimal dari ancaman narkoba,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru