Kader PAC GP Ansor Ambunten Antusias Hadiri Puncak Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Pesantren Al-Usymuni

Sunday, 26 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Ambunten turut ambil bagian dalam acara puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sumenep di Pondok Pesantren Al-Usymuni, pada malam Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan semangat itu dihadiri ribuan kader GP Ansor, Banser, santri, serta masyarakat umum dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Peringatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antar kader muda Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus refleksi terhadap perjuangan dan keteladanan para santri dalam menjaga keutuhan bangsa.

Rombongan PAC GP Ansor Ambunten berangkat dari kecamatan pada sore hari menuju lokasi acara di Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, dengan iring-iringan kendaraan roda dua dan empat. Di bawah komando langsung Ketua PAC GP Ansor Ambunten, Ahmad Zaini, mereka tiba di Pondok Pesantren Al-Usymuni menjelang waktu Magrib.

Meski menempuh perjalanan darat yang cukup panjang, semangat para kader Ansor Ambunten tak surut sedikit pun. Mereka datang dengan mengenakan seragam hijau khas Ansor, lengkap membawa bendera organisasi yang berkibar sepanjang perjalanan.

Baca Juga  Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Dua Desa di Ambunten Kini Terhubung

“Kami datang dengan niat ibadah dan khidmat. Hari Santri adalah momentum untuk mengenang jasa para ulama dan santri yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini,” ujar Alimuddin, Ketua PAC GP Ansor Ambunten, saat ditemui di lokasi acara.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen ideologis untuk memperkuat komitmen kader terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) serta mempertegas peran Ansor dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman.

“Bagi kami, menghadiri puncak Hari Santri di Al-Usymuni adalah perjalanan spiritual. Kami ingin meneguhkan tekad agar Ansor Ambunten terus hadir di tengah masyarakat, memberi manfaat melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah kebangsaan,” tambahnya.

Sementara itu, suasana acara berlangsung meriah namun tetap religius. Doa bersama, lantunan shalawat, dan orasi kebangsaan menggema dari panggung utama. Ribuan peserta tampak larut dalam suasana penuh semangat dan haru ketika lagu “Ya Lal Wathan” dikumandangkan bersama.

Baca Juga  Hari Santri 2025, GP Ansor Lenteng dan Haswal Group Bedah Rumah Warga Miskin: Dari Aksi Sosial Menuju Gerakan Nyata

Bupati Sumenep, KH. Achmad Fauzi Wongsojudo, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi kepada seluruh kader GP Ansor dan Banser atas komitmennya menjaga persatuan serta menjadi garda terdepan dalam melestarikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

“Santri dan Ansor adalah penjaga moral bangsa. Kalian adalah penerus perjuangan yang akan memastikan Indonesia tetap damai dan berdaulat,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Acara puncak Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Pesantren Al-Usymuni berlangsung hingga pukul 22.30 WIB. Setelah acara berakhir, rombongan PAC GP Ansor Ambunten berpamitan untuk kembali ke kecamatan dengan semangat yang tetap membara.

Bendera hijau Ansor yang berkibar di sepanjang jalan pulang menjadi simbol militansi dan dedikasi kader muda NU dari Ambunten, menandai tekad untuk terus berkhidmat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru