GP Ansor Ambunten Gelar Istighotsah dan Pelantikan Pengurus Baru Peringati Hari Santri Nasional 2025

Wednesday, 22 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan Istighotsah dan Pelantikan Pengurus Baru masa khidmat 2024–2027. Acara yang sarat dengan nuansa religius dan semangat kebangsaan itu berlangsung Rabu, 1 Jumadil Ula 1447 H / 22 Oktober 2025 M, dengan tema besar: “Navigator Ansor Masa Depan: Menanam, Merawat, dan Memanen Peradaban Dunia.”

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader-kader muda Nahdlatul Ulama di Ambunten untuk memperkuat komitmen keagamaan, kebangsaan, dan sosial kemasyarakatan. Sejak pagi, para pengurus, anggota Banser, tokoh masyarakat, hingga para santri dari berbagai pesantren di wilayah Ambunten tampak antusias menghadiri kegiatan tersebut.

Pelaksanaan istighotsah berlangsung khidmat. Para jamaah larut dalam lantunan doa dan dzikir bersama, memohon keselamatan bangsa, kejayaan Islam, serta kekuatan bagi para pemuda Ansor dalam mengemban amanah organisasi.

Ketua panitia pelaksana acara, Ust, Ach Rofiki, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dikemas dalam bentuk istighotsah agar seluruh kader Ansor dan Banser tetap terikat pada ruh spiritualitas yang menjadi fondasi utama perjuangan.

“Ansor bukan sekadar organisasi sosial atau kepemudaan, tetapi perpanjangan tangan dari perjuangan para ulama. Maka dari itu, setiap langkahnya harus diawali dengan doa dan barokah dari para kiai,” ujar Rofiki dalam sambutannya.

Menurutnya, Hari Santri bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum refleksi terhadap perjuangan para santri yang turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 silam.

“Kalau dulu santri berjuang dengan bambu runcing, hari ini santri harus berjuang dengan keilmuan, integritas, dan semangat kebangsaan. Itulah makna yang ingin kita hidupkan kembali,” tambahnya.

Baca Juga  Gus Kikin Jadi Nakhoda Baru PBNU, Dinamika Panjang Organisasi Diharapkan Jadi Pelajaran

Setelah istighotsah, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus PAC GP Ansor Ambunten masa khidmat 2024–2027. Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh perwakilan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sumenep, disaksikan para tokoh agama, kiai, dan pejabat setempat.

Ketua PAC GP Ansor Ambunten, Alimuddin, dalam sambutannya menegaskan komitmen pengurus baru untuk menjadikan Ansor sebagai wadah pembinaan kader muda yang militan, berakhlak, dan berdaya guna bagi masyarakat.

“Kami tidak ingin Ansor hanya menjadi nama besar tanpa kerja nyata. Kami siap melanjutkan perjuangan para kiai dan ulama, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, serta memperjuangkan kepentingan umat dan bangsa,” tegas Alimuddin.

Ia juga mengajak seluruh kader Ansor di Ambunten untuk mempererat silaturahmi, memperkuat barisan, dan menanamkan kesadaran bahwa menjadi bagian dari Ansor berarti siap berkhidmat tanpa pamrih.

“Jabatan ini bukan kehormatan, tapi amanah. Kami butuh dukungan semua pihak, terutama para kiai dan masyarakat. Bersama, kita jadikan Ansor Ambunten sebagai pelayan umat dan penjaga marwah santri,” tambahnya.

Kegiatan istighotsah dan pelantikan ini juga mengusung tagline “Navigator Ansor Masa Depan”, yang merupakan bagian dari program nasional GP Ansor dalam mempersiapkan generasi penerus yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui program ini, setiap kader didorong untuk memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan digital, dan kesadaran sosial yang tinggi.

Alimuddin, menjelaskan bahwa tema tersebut diambil sebagai bentuk semangat transformasi.

Baca Juga  Mosi Tidak Percaya DPRD kepada Sekda Isyaratkan Retaknya Hubungan Eksekutif-Legislatif

“Kita ingin Ansor tidak hanya kuat secara ideologi, tapi juga relevan di era modern. Kader Ansor harus bisa menjadi navigator penunjuk arah bagi masyarakat agar tidak tersesat di tengah arus perubahan global,” ungkapnya.

Abu Hanif juga menambahkan bahwa GP Ansor Ambunten akan segera menyusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang yang fokus pada pemberdayaan ekonomi pemuda, pendidikan kader, dan dakwah digital.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa acara berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Barisan Banser tampil kompak mengamankan jalannya kegiatan, sementara masyarakat setempat turut membantu menyediakan konsumsi dan fasilitas acara.

“Kami bangga bisa ikut bagian dari acara ini. Semoga kepengurusan baru bisa membawa perubahan yang nyata bagi masyarakat Ambunten,” ujar salah satu warga yang hadir.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan organisasi. Lantunan shalawat menggema di seluruh ruangan, menambah suasana haru dan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 dan pelantikan PAC GP Ansor Ambunten ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan cerminan semangat kolektif untuk melanjutkan perjuangan para ulama dan santri.

Di tengah berbagai tantangan zaman mulai dari degradasi moral, arus globalisasi, hingga ancaman ideologi transnasional Ansor diharapkan menjadi garda terdepan penjaga nilai-nilai Islam moderat dan kebangsaan.

Dengan semangat “Navigator Ansor Masa Depan”, GP Ansor Ambunten berkomitmen meneguhkan peran santri dalam membangun bangsa, menjaga keutuhan NKRI, serta mengawal peradaban menuju masa depan yang berkeadaban dan berkeadilan.

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru