Jejak Rokok Nexus, Dari Gudang Misterius Hingga Kursi DPRD Pamekasan

Friday, 15 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Redaksi kami menelusuri dugaan keterlibatan Moh. Sa’id, mantan Kepala Desa Palengaan Laok yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Pamekasan (Dapil 3), dalam bisnis rokok ilegal merek Nexus. Hasilnya mengarah pada sebuah potret kelam: peredaran besar-besaran produk ilegal yang diduga kuat memiliki perlindungan politik.

 

Investigasi dimulai dari warung-warung kecil di Palengaan, Larangan, dan sebagian wilayah Pamekasan kota. Di beberapa titik, rokok Nexus ditemukan berjejer rapi di etalase. Harganya jauh di bawah rokok legal karena tanpa beban cukai.

 

Pemilik warung mengaku, mereka mendapat pasokan dari “orang dekat dewan” yang rutin mengantar dengan mobil boks. Tidak ada faktur resmi, hanya catatan tangan.

 

“Katanya ini barang aman, yang punya orang besar,” ujar salah satu pemilik kios.

 

Penelusuran membawa tim ke sebuah bangunan di pinggiran Palengaan. Gudang ini tampak biasa dari luar, namun aktivitas keluar-masuk barang terpantau hampir setiap malam. Menurut warga sekitar, gudang itu dikaitkan dengan jaringan distribusi Nexus.

Baca Juga  Pembangunan Tempat Inventaris RKK Panglima Sudirman Capai 80 Persen, Panitia Apresiasi Dukungan Masyarakat

 

“Kalau mobil boks masuk, biasanya jam malam. Mereka muat karton-karton yang sudah disegel plastik. Isinya ya rokok itu,

 

” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Nama Moh. Sa’id mulai disebut ketika beberapa sumber menyebut gudang dan jalur distribusi Nexus dikelola oleh kerabatnya. Meski tidak ada dokumen resmi yang menghubungkan langsung, pola distribusi, lokasi, dan orang-orang di lapangan memperkuat dugaan adanya keterlibatan politik.

 

“Ini model bisnis yang sulit disentuh karena pelakunya punya kekuatan politik. Mau lapor pun percuma kalau aparatnya diam,” ujar Hasyim, Ketua LHGN, saat dimintai tanggapan.

 

Baik Bea Cukai Madura maupun kepolisian hingga kini belum mengambil langkah tegas. Bahkan, beberapa sumber internal menyebut ada arahan untuk “jangan gegabah” menyentuh kasus ini. Diamnya aparat memunculkan dugaan adanya persekongkolan diam-diam.

Baca Juga  Pamekasan Darurat Rokok Ilegal, Rokok Ilegal Bermerek Surya 20 & HYS Gold Diduga Diproduksi di Larangan

 

Seorang aktivis lokal menegaskan, “Kalau ini dibiarkan, Madura akan jadi surga rokok ilegal. Hukum hanya berlaku bagi pedagang kecil, sementara bos-bos besar aman di kursi kekuasaan.”

 

Redaksi sudah berupaya menghubungi Moh. Sa’id melalui telepon dan pesan singkat untuk mendapatkan klarifikasi, namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada jawaban. Diamnya beliau justru memperkuat spekulasi publik.

 

Kasus Nexus adalah potret nyata bagaimana bisnis ilegal bisa bersembunyi di balik panggung politik. Selama aparat membisu dan pelaku memiliki status pejabat, hukum akan terus tumpul ke atas.

 

Publik Pamekasan kini menunggu, apakah aparat berani membuktikan bahwa hukum masih ada wibawanya, atau kita semua harus menerima kenyataan bahwa kursi DPRD bisa menjadi tameng bisnis haram.

 

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru