Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Ketawang Laok Pilih Swadaya di Tengah Penolakan Desa

Wednesday, 24 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline id — Kondisi jalan penghubung antara Desa Ketawang Laok dan Desa Guluk-Guluk Timur kembali menjadi sorotan warga. Jalan yang selama ini menjadi satu-satunya akses vital bagi mobilitas masyarakat dua desa tersebut dilaporkan rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dari pemerintah desa setempat.

Berdasarkan keterangan warga, jalan tersebut telah digunakan sejak lama sebagai akses utama penghubung antarwilayah. Sekitar tahun 2009–2010, jalan itu sempat diperbaiki melalui pemasangan paving. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi paving kian memburuk hingga menyulitkan aktivitas warga.

Ironisnya, inisiatif warga Ketawang Laok untuk melakukan perbaikan secara swadaya justru kerap menemui penolakan dari pemerintah desa. Padahal, perbaikan tersebut dilakukan di atas tanah milik warga sendiri dan telah mendapat persetujuan pemilik lahan.

“Swadaya ini bukan tanpa alasan. Kami bahkan tidak mendapatkan izin, meskipun perbaikan dilakukan di atas tanah milik warga sendiri,” ujar salah seorang warga Ketawang Laok.

Baca Juga  Satlantas Polres Sumenep Gelar Analisa Kecelakaan di Parsanga, Tekankan Kolaborasi Tekan Angka Laka Lantas

Hal senada disampaikan Zakinal Ulum, warga setempat, yang menyebut penolakan tersebut terjadi berulang kali. Menurutnya, sedikitnya empat tokoh masyarakat pernah mengajukan rencana perbaikan jalan, mulai dari pelebaran, pengerasan, hingga pengaspalan. Namun seluruh rencana itu ditolak mentah-mentah.

“Padahal mereka bukan siapa-siapa, hanya tokoh masyarakat yang peduli kondisi jalan,” kata Ulum.

Di balik penolakan tersebut, warga menduga terdapat faktor politis. Lokasi jalan yang rusak disebut berada di wilayah yang pada momentum pemilihan kepala desa (Pilkades) lalu dikenal sebagai daerah yang tidak mendukung kepala desa terpilih.

“Di lokasi ini memang dikenal sebagai wilayah yang kontra saat Pilkades kemarin,” ungkap salah satu warga.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan mendalam di tengah masyarakat. Merasa tak lagi mendapat perhatian, warga akhirnya memutuskan bergerak mandiri. Melalui swadaya masyarakat, dana sekitar Rp10 juta berhasil dikumpulkan untuk melakukan pengerasan jalan.

Baca Juga  Polemik Ijazah UNIBA Berlanjut, Warek I UNIBA Geleng Kepala Saat Ditunjukkan Bukti Dan Perlu Koordinasi Dengan Rektor

Hingga kini, proses pengerasan dilaporkan telah mencapai lebih dari 50 persen. Aksi gotong royong tersebut justru mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, baik berupa bantuan dana, tenaga, maupun konsumsi bagi para pekerja.

“Dari dulu semua orang yang lewat selalu mengeluh. Sekarang justru banyak yang mendukung,” tutur Ulum.

Meski perbaikan jalan masih terus berjalan, warga mengaku tidak lagi menaruh harapan besar pada pemerintah desa. Akumulasi kekecewaan membuat mereka memilih bergantung pada kekuatan kolektif demi kepentingan bersama dan kelancaran akses vital yang selama ini terabaikan.

Penulis : Fawaid

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru