Inspektorat Dalami Dugaan Penyimpangan di Kebun Dadap Timur, DPRD Soroti Pentingnya Transparansi Desa

Friday, 1 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Inspektorat Kabupaten Sumenep terus melakukan pendalaman terhadap laporan dugaan penyimpangan di Desa Kebun Dadap Timur, Kecamatan Saronggi. Dalam proses tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) dan bendahara desa dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait sejumlah informasi awal yang diterima tim pemeriksa.

Pemanggilan dilakukan pada Kamis (30/4/2026) sebagai bagian dari tahapan pengumpulan data dan pendalaman administrasi desa.
Inspektur Pembantu Inspektorat Sumenep, Amirul Fatoni, membenarkan adanya agenda klarifikasi terhadap perangkat desa tersebut. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk melengkapi informasi yang sebelumnya telah diperoleh dari pihak pelapor.

“Benar, kami meminta keterangan dari sekdes dan bendahara desa guna mendalami informasi awal yang sedang ditangani tim,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga  NasDem Sumenep Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan

Ia menjelaskan, proses klarifikasi merupakan mekanisme awal dalam penanganan laporan sebelum dilakukan langkah lanjutan sesuai hasil pemeriksaan. Meski demikian, pihaknya belum membeberkan secara rinci poin-poin yang sedang didalami.

Biasanya, pemeriksaan awal terhadap perangkat desa berkaitan dengan administrasi pemerintahan, penggunaan anggaran, hingga dokumen pertanggungjawaban kegiatan desa.

Di sisi lain, langkah Inspektorat mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Sumenep. Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi, menilai pengawasan internal terhadap pemerintah desa harus diperkuat demi menjaga tata kelola pemerintahan yang baik.

“Pengawasan perlu dilakukan secara maksimal agar pengelolaan anggaran desa tetap berjalan transparan, tertib, dan akuntabel,” katanya.

Menurutnya, desa saat ini memegang peranan penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah karena menjadi ujung tombak berbagai program pemerintah.

Baca Juga  Wabah Kusta di Kangayan Terbengkalai Setahun, Dinkes Sumenep Dinilai Gagal Jalankan Tugas

“Desa bukan hanya menerima dana transfer yang besar, tetapi juga menjadi pelaksana berbagai program strategis pemerintah. Karena itu, pengawasan harus berjalan seimbang dengan pelaksanaan pembangunan,” tambahnya.

Ia berharap proses yang dilakukan Inspektorat tetap mengedepankan asas profesionalitas dan objektivitas agar hasil pemeriksaan nantinya dapat memberikan kepastian serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Kecamatan Saronggi. Warga berharap proses klarifikasi berjalan transparan dan hasilnya dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru