Haji Mukmin Angkat Derajat Petani, Beli Sampel Tembakau Tanpa Cuma-Cuma

Wednesday, 27 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Gudang tembakau milik pengusaha ternama asal Kota Keris, Haji Mukmin, mendadak ramai diserbu petani sejak awal musim panen tahun 2025. Bukan hanya karena harga yang bersaing, tetapi juga karena satu kebijakan unik yang jarang ditemui di kalangan pengusaha tembakau: setiap sampel yang dibawa petani, tetap dihargai dan dibeli.

Kebijakan tersebut disambut gembira para petani. Pasalnya, selama ini sampel yang diminta gudang biasanya diambil begitu saja tanpa kompensasi, meski jumlahnya tidak sedikit. Bahkan, praktik itu sering dianggap sebagai “keuntungan tersembunyi” pemilik gudang.

“Kalau di tempat lain, sampel kadang sampai sekilo lebih. Bayangkan kalau ratusan orang setor, kan sudah lumayan nilainya. Nah di sini, Abah Mukmin beda, semua dihitung sebagai barang berharga,” ungkap Misnadi, salah seorang petani asal Kecamatan Lenteng, saat ditemui di lokasi.

Langkah Haji Mukmin ini turut diapresiasi oleh Tenaga Ahli Bupati Sumenep, Rousi Samorano. Menurutnya, kebijakan itu bukan sekadar mengikuti aturan, tapi justru melampaui regulasi.

Baca Juga  Momentum Pengukuhan JSI Sumenep, 300 Anak Yatim Dapat Santunan

“Dalam regulasi, gudang memang dibatasi jumlah pengambilan sampel. Tapi Abah Mukmin malah memilih tidak ada sampel gratis. Semua dibeli. Ini penghargaan yang nyata untuk petani,” ujar Rousi, yang juga pimpinan RSI Kalianget, saat ditemui di lingkungan Pemkab Sumenep.

Rousi menilai langkah tersebut layak dijadikan teladan. “Kalau pengusaha lain bisa meniru, petani akan semakin terbantu. Karena meski terlihat sepele, bagi petani tembakau setiap gram itu hasil jerih payah,” tambahnya.

Kebijakan ini membuat gudang Haji Mukmin di Kecamatan Ganding menjadi salah satu yang paling ramai didatangi. Banyak petani mengaku lebih tenang menjual hasil panennya karena merasa benar-benar dihargai.

“Setidaknya ada rasa lega. Tidak ada yang hilang percuma. Kami kerja dari Mei sampai panen ini, jadi kalau ada yang beli semua, termasuk sampel, itu bentuk penghormatan,” kata Nurul, petani muda dari Pragaan.

Baca Juga  Progres Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Dapenda Capai 75 Persen, Ditarget Rampung Akhir 2025

Para petani berharap langkah ini bukan hanya berlaku di gudang milik Haji Mukmin, tetapi juga di gudang lain. Mereka menilai, dengan cara tersebut, relasi pengusaha dan petani akan lebih sehat dan adil.

Bagi Haji Mukmin, kebijakan ini bukan semata-mata strategi bisnis, melainkan cara untuk memberi teladan. “Saya ingin petani tidak merasa dirugikan hanya karena sampel. Biar semua yang mereka bawa dihargai,” ujarnya dalam kesempatan berbeda.

Langkah itu bisa jadi awal perubahan wajah bisnis tembakau di Sumenep. Setidaknya, mulai ada kesadaran bahwa keadilan dalam praktik pembelian tembakau tidak hanya soal harga, tapi juga soal hal-hal kecil yang selama ini dianggap lumrah merugikan petani.

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru