Dugaan Nepotisme di Pemerintah Desa Pekandangan Barat

Tuesday, 14 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pengangkatan perangkat Desa Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, kembali memantik perdebatan publik. Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi Newsline.id, Sekretaris Desa (Sekdes) yang saat ini menjabat diduga kuat memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa setempat, yakni sebagai menantunya sendiri.

Isu tersebut menimbulkan dugaan praktik nepotisme dalam proses pengangkatan perangkat desa periode 2021–2022. Padahal, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mekanisme pengangkatan perangkat desa harus melalui tahapan seleksi administrasi dan rekomendasi camat yang sah.

Dalam dokumen dan hasil verifikasi administrasi, tim pengangkatan serta pemberhentian perangkat desa disebut memiliki kewenangan meneliti kelengkapan berkas, memverifikasi keabsahan dokumen, serta melakukan klarifikasi terhadap bakal calon perangkat desa. Namun, publik menilai proses tersebut berpotensi tidak transparan jika benar hubungan kekerabatan antara Kepala Desa dan Sekdes tidak diungkap secara terbuka.

Baca Juga  Disharmoni Internal UNIBA Mencuat, Rektor Akui Kesal dengan Kinerja Humas dan Keuangan

Jika dugaan itu terbukti, maka Kepala Desa Pekandangan Barat dapat dimintai pertanggungjawaban, baik secara administratif maupun hukum. Pasalnya, posisi Sekdes termasuk jabatan strategis dengan gaji dan tunjangan yang bersumber dari keuangan desa. Bila terbukti ada pelanggaran, bisa muncul potensi kerugian negara dan sanksi hukum bagi pihak terkait.

Selain itu, keputusan Kepala Desa dalam membentuk tim pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa juga kini dipertanyakan. Pasalnya, keputusan tersebut seharusnya disertai rekomendasi dari Camat Bluto, namun dokumen rekomendasi itu hingga kini belum diketahui kejelasannya.

Menanggapi polemik ini, Pelaksana Harian (Plh) Camat Bluto, Kamiluddin, mengaku belum bisa berkomentar banyak. Ia menyebut masih perlu melakukan penelusuran lebih lanjut.

Baca Juga  Arogansi Pelanggan: Kurir di Bluto Jadi Korban Penganiayaan

“Sebagai orang baru, saya coba cari informasi dulu,” tulis Kamiluddin singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (12/10/2025).

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Pekandangan Barat belum memberikan keterangan resmi. Warga berharap pihak Kecamatan dan Inspektorat Kabupaten Sumenep segera turun tangan untuk memastikan apakah proses pengangkatan perangkat desa tersebut sesuai aturan atau justru menyimpang.

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:08

Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru