Dorong Regenerasi Intelektual NU, STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep Buka 100 Beasiswa S1

Saturday, 7 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Upaya memperkuat regenerasi intelektual Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat daerah terus digencarkan. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Tarate Pandian, Kabupaten Sumenep, resmi menyiapkan 100 beasiswa penuh Program Sarjana (S1) yang diperuntukkan khusus bagi kader muda NU se-Kabupaten Sumenep.

Program beasiswa tersebut diumumkan bertepatan dengan Rapat Terbuka Senat Wisuda VII S1 STAI Miftahul Ulum yang berlangsung di Bupatie Hall Sumenep, Jumat (7/2/2026). Secara simbolis, beasiswa diserahkan Ketua STAI Miftahul Ulum, Mohammad Sholeh, M.Pd., kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep yang diwakili Wakil Sekretaris PCNU, Abdul Hadi.

Kebijakan ini menegaskan posisi STAI Miftahul Ulum sebagai kampus pesantren yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga mengambil peran aktif dalam agenda kaderisasi NU berbasis pendidikan tinggi. Kampus menilai, investasi sumber daya manusia menjadi kunci keberlanjutan peran NU dalam menjawab tantangan sosial, kebangsaan, dan keumatan.

Wisuda VII STAI Miftahul Ulum sendiri mengusung tema “Meneguhkan Peran Cendekiawan Muslim sebagai Pilar Peradaban Dunia”, yang menggambarkan pentingnya kontribusi intelektual Muslim dalam merespons perubahan global dengan pendekatan ilmiah yang berakar pada nilai-nilai keislaman.

Baca Juga  Desak Penutupan Galian C Ilegal di Rombesen milik H. Mahar. Aktivis Pragaan Layangkan Surat Resmi ke Polres dan Polda Jatim

Dalam sambutannya, Ketua STAI Miftahul Ulum Mohammad Sholeh menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum transisi menuju pengabdian sosial yang lebih luas. Ia menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan harus dimaknai sebagai amanah yang membawa tanggung jawab moral.

“Keilmuan tanpa tanggung jawab sosial akan kehilangan maknanya. Lulusan STAI harus hadir di tengah masyarakat sebagai penebar manfaat, bukan sekadar pencari status,” ujarnya.

Sholeh juga menekankan bahwa tradisi keilmuan dalam Islam sejak dahulu selalu berpadu dengan akhlak dan spiritualitas. Menurutnya, krisis global yang terjadi hari ini tidak cukup dijawab dengan kecerdasan intelektual semata, tetapi memerlukan karakter dan integritas.

Sementara itu, Bupati Sumenep dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran STAI Miftahul Ulum dan Pondok Pesantren Al-Usymuni dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis nilai keagamaan. Ia menilai model pendidikan pesantren yang dikembangkan STAI menjadi kontribusi penting bagi pembangunan daerah.

Baca Juga  Bappeda Sumenep Jalankan Strategi Nasional Pengentasan Kemiskinan Secara Terpadu

“Perguruan tinggi yang memadukan nilai keislaman, kebangsaan, dan keilmuan seperti STAI Miftahul Ulum merupakan aset strategis bagi Sumenep,” ungkapnya.

Pada sesi Orasi Ilmiah, Prof. Dr. Hj. Sriwarjiati, M.H., mengulas tantangan serius dunia pendidikan di era kecerdasan buatan (AI). Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter, karena tanpa nilai moral dan spiritual, teknologi justru berpotensi merusak tatanan kemanusiaan.

Ia menyoroti empat pilar utama yang harus dimiliki lulusan perguruan tinggi, yakni keunggulan intelektual, integritas moral, kepedulian sosial, dan keteguhan spiritual.

Melalui program beasiswa bagi kader muda NU ini, STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi cendekiawan Muslim yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap mengabdi untuk umat, NU, dan bangsa.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan
DPRD Sumenep Inventarisasi Aspirasi Warga, Hasil Reses III Jadi Acuan Penyusunan Program 2027
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Tuesday, 4 August 2026 - 18:57

Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar

Tuesday, 4 August 2026 - 18:34

Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari

Berita Terbaru