Bappeda Sumenep Dorong Sekolah Terapkan Standar Ramah Anak, Targetkan KLA Nindya 2026

Wednesday, 1 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai memperkuat standar Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) sebagai bagian dari strategi menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada tahun 2026.

Kegiatan sosialisasi SRA digelar di Ruang Rapat Potre Koneng, Selasa (30/9/2025), dengan melibatkan 49 lembaga pendidikan formal, mulai PAUD, TK, SD, SMP, MTs hingga SMK. Setiap sekolah didampingi Fasilitator Daerah (Fasda) guna memastikan pemahaman teknis dan implementasi berjalan sesuai panduan.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan dari capaian KLA Madya yang diraih tahun lalu. Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan puncak prestasi, melainkan titik awal untuk meningkatkan kualitas perlindungan anak di dunia pendidikan.

Baca Juga  Hangatnya Kebersamaan, Halal Bi Halal UNIBA Madura Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Kampus

“Target kita jelas, tahun depan kita harus naik ke level KLA Nindya. Karena itu, sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua anak,” tegas Arif.

Ia juga menekankan, penerapan SRA tidak boleh sebatas pemenuhan administratif. Menurutnya, standar ramah anak harus tampak nyata dalam interaksi guru dan murid, tata ruang kelas yang mendukung, hingga keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pendidikan.

“Kami ingin perubahan budaya belajar yang sungguh-sungguh berpihak pada anak. Itu yang paling penting,” ujarnya.

Arif menambahkan, upaya tersebut tidak bisa dilakukan Bappeda seorang diri. Kolaborasi lintas sektor, seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, sangat dibutuhkan agar target KLA Nindya bisa tercapai.

Baca Juga  Polres Sumenep Dikepung Pertanyaan, Rilis Kokain Besar Tiba-Tiba Dibatalkan

Sosialisasi ini sekaligus menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menjadikan perlindungan anak sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan.

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:08

Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru