SUMENEP, Newsline.id – Sejumlah alumni Daerah Lubangsa, Pondok Pesantren An-Nuqayah, menggagas terbentuknya forum kebersamaan bernama Majelis Salakan. Kehadiran forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas generasi yang melibatkan alumni, santri aktif, hingga simpatisan.
Gagasan pembentukan Majelis Salakan lahir dari semangat bersama untuk terus memberikan manfaat bagi almamater dan masyarakat luas. Para alumni menilai, potensi besar yang dimiliki keluarga besar Lubangsa perlu dihimpun dalam satu ruang yang terbuka dan produktif.
Berbeda dengan organisasi formal, Majelis Salakan diposisikan sebagai forum kultural yang fleksibel, mengedepankan partisipasi, serta menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Melalui konsep tersebut, seluruh elemen diharapkan dapat berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing.
Salah satu penggagas forum tersebut, Kiai Fathol Bari, menyampaikan bahwa Majelis Salakan diharapkan menjadi jembatan bagi lahirnya berbagai gagasan dan kerja nyata.
“Ini bukan sekadar perkumpulan, tetapi ruang bersama untuk menyatukan potensi alumni, santri, dan simpatisan demi kemajuan Lubangsa,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan banyak unsur menjadi kekuatan utama forum tersebut. Dengan semangat gotong royong, Majelis Salakan diyakini mampu menghadirkan program-program bermanfaat, baik bagi pesantren maupun masyarakat.
Selain mempererat silaturahmi, forum ini juga diarahkan untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan dan nilai-nilai keislaman yang selama ini menjadi identitas pesantren.
Adapun sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui Majelis Salakan antara lain memperkuat partisipasi kolektif dalam mendukung pengembangan Lubangsa, menghimpun potensi sumber daya alumni dan santri, mendorong peningkatan kompetensi keagamaan, akademik, hingga kewirausahaan.
Tak hanya itu, forum ini juga diharapkan menjadi ruang strategis dalam membangun jejaring yang berkelanjutan antaranggota keluarga besar Lubangsa di berbagai daerah.
Sebagai langkah awal, peresmian Majelis Salakan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, bertempat di MAN Surabaya. Acara tersebut rencananya akan dihadiri dan diresmikan langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren An-Nuqayah Daerah Lubangsa.
Dengan semangat pengabdian dan kebersamaan, Majelis Salakan diharapkan mampu menjadi energi baru dalam menyatukan kekuatan lintas generasi untuk mendorong kemajuan Lubangsa ke depan.
Penulis : T2
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








