Surat Pengaduan Disiapkan, Oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan SAF Dilaporkan ke Badan Kehormatan

Tuesday, 6 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Polemik dugaan pelanggaran etik yang menyeret oknum Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan berinisial SAF kini memasuki babak baru. Sebuah surat pengaduan resmi telah diajukan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan, menandai eskalasi persoalan dari isu publik ke ranah mekanisme kelembagaan.

Berdasarkan dokumen surat pengaduan bernomor 001/PGDN/I/2026, seorang warga bernama Dedy Wahyudi, secara resmi akan melaporkan SAF atas dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku tidak patut sebagai anggota DPRD.

Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan tersebut, terlapor disebut bernama SAF, menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Pamekasan dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB).

Pengadu menilai, dugaan perbuatan yang dilakukan SAF bertentangan dengan norma etika, moral, serta sumpah dan janji jabatan sebagai wakil rakyat. Selain itu, tindakan yang disorot disebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta mencederai marwah dan kehormatan lembaga DPRD.

Baca Juga  Baznas Jatim Turun Tangan, Pemulihan Korban Gempa Sapudi Dipercepat

“Perbuatan tersebut patut diduga melanggar ketentuan Kode Etik DPRD, prinsip kepatutan, dan tanggung jawab sebagai pejabat publik,” demikian salah satu poin penting dalam surat pengaduan tersebut.

Dalam laporannya, pengadu secara tegas meminta Badan Kehormatan DPRD Pamekasan untuk menindaklanjuti aduan secara objektif, transparan, dan profesional, termasuk melakukan klarifikasi serta pemeriksaan terhadap pihak teradu sesuai mekanisme yang berlaku.

Tak hanya itu, pengadu juga mendesak agar BK DPRD menjatuhkan sanksi etik apabila dugaan pelanggaran tersebut terbukti, demi menjaga integritas dan kehormatan DPRD di mata publik.

Masuknya surat pengaduan ini nanti memperkuat tekanan publik terhadap DPRD Pamekasan agar tidak bersikap pasif. Sejumlah kalangan menilai, BK DPRD harus segera mengambil langkah konkret agar lembaga legislatif tidak terkesan melindungi oknum.

Baca Juga  Pelapor Penuhi Panggilan BK DPRD Pamekasan, Bukti Dugaan Skandal Oknum Ketua Komisi II SAF Diserahkan

Hingga berita ini ditayangkan, pihak SAF maupun Badan Kehormatan DPRD Pamekasan belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan dari pihak-pihak terkait.

Kasus ini menambah daftar panjang sorotan publik terhadap etika pejabat legislatif di Pamekasan, sekaligus menjadi ujian serius bagi komitmen DPRD dalam menegakkan kode etik dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Penulis : Red

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru