SUMENEP, Newsline.id – Gorong-gorong di depan Masjid Jami’ Nurul Mujahidin, Jalan Raya Desa Pancor menuju Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dilaporkan ambruk dan mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan tersebut terjadi di jalur utama yang menjadi akses vital masyarakat.
Ruas Jalan Pancor–Gayam diketahui merupakan penghubung antar desa sekaligus jalur utama menuju pasar, sekolah, puskesmas, hingga Kantor Kecamatan Gayam. Kondisi ambruknya gorong-gorong sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan keterangan warga, kerusakan diduga dipicu oleh tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas, termasuk truk bermuatan melebihi kapasitas (overload). Selain itu, usia konstruksi yang sudah cukup lama disebut turut menjadi faktor penyebab melemahnya struktur gorong-gorong.
Gorong-gorongnya memang sudah lama rusak dan berlubang. Sering dilewati truk muatan berat, akhirnya ambles,ujar Mas’udi, salah satu warga setempat. 24/02/2026
Warga menyebut kerusakan pada bagian gorong-gorong sebenarnya telah terjadi cukup lama. Namun karena belum ada penanganan permanen, kondisi tersebut semakin memburuk hingga akhirnya ambruk. Khawatir risiko kecelakaan meningkat, masyarakat kemudian berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya.
Perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan material dan dana hasil urunan warga. Kegiatan tersebut juga diunggah melalui akun TikTok Sapudi_Viral dan mendapat perhatian dari warganet.
Momentum Bulan Suci Ramadhan turut menjadi perhatian warga, mengingat mobilitas masyarakat cenderung meningkat, baik untuk aktivitas ekonomi maupun keagamaan. Jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, kerusakan dikhawatirkan semakin parah.
Sementara itu, Camat Gayam saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pelat beton untuk penanganan gorong-gorong tersebut sudah tersedia. “Plat beton sudah datang,” ujarnya singkat.
Meski demikian, warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan permanen agar akses utama Kecamatan Gayam kembali aman dan layak dilalui, serta mampu menopang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.
Penulis : Fwd
Editor : MTAB








