SUMENEP, Newsline.id — Momen bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Abd Aziz Salim Shabibi untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi dengan sesama. Hal itu terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Hall Myze Hotel, Kabupaten Sumenep, dengan menghadirkan sejumlah jurnalis, tokoh masyarakat, serta para aktivis.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul dalam suasana Ramadan, tetapi juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang turut hadir dalam acara tersebut.
Sejak sore hari, para tamu undangan mulai berdatangan dan memenuhi ruangan acara. Mereka tampak saling menyapa dan berbincang santai sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Dalam sambutannya, Abd Aziz Salim Shabibi menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk upaya menjaga hubungan baik dengan berbagai kalangan, sekaligus berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan perhatian, khususnya anak-anak yatim.
Ia mengatakan, Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Bulan Ramadan selalu menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama,” ujarnya di hadapan para undangan.
Menurutnya, kegiatan sederhana seperti buka puasa bersama dapat menjadi ruang pertemuan bagi berbagai elemen masyarakat untuk saling berinteraksi dan membangun komunikasi yang lebih baik.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah anak yatim menerima santunan secara langsung dari Abd Aziz Salim Shabibi. Penyerahan bantuan itu disambut haru oleh para tamu yang hadir, karena menjadi simbol kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
Beberapa tokoh masyarakat yang turut hadir menilai kegiatan tersebut memiliki nilai sosial yang penting, terutama dalam membangun solidaritas dan rasa empati di tengah kehidupan masyarakat.
Selain pemberian santunan, acara juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama setempat. Doa tersebut dipanjatkan agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika para tamu undangan terlibat dalam dialog ringan mengenai berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat. Para jurnalis dan aktivis memanfaatkan momen tersebut untuk bertukar pandangan serta membangun komunikasi yang lebih intens.
Sejumlah awak media yang hadir juga menilai kegiatan semacam ini mampu mempererat hubungan antara insan pers dengan berbagai tokoh masyarakat.
Mereka berharap kegiatan yang bersifat sosial seperti ini dapat terus dilakukan karena selain memperkuat hubungan antarpihak, juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menjelang waktu berbuka puasa, para undangan bersama-sama memanjatkan doa. Tak lama kemudian, suara adzan Magrib pun berkumandang menandai waktu berbuka.
Para tamu kemudian menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disiapkan panitia. Suasana hangat penuh kekeluargaan terus terasa hingga acara dilanjutkan dengan makan malam bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Abd Aziz Salim Shabibi berharap kebersamaan yang terbangun tidak hanya berhenti pada acara buka puasa bersama, tetapi juga terus terjalin dalam berbagai kegiatan positif lainnya di masyarakat.
Ia juga berharap kepedulian terhadap anak-anak yatim dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dapat terus ditingkatkan, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial tetap terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat.
Penulis : T2
Editor : MTAB








