Akses Lumpuh, Jalan Penghubung Empat Desa di Saronggi Dibiarkan Rusak Bertahun-tahun

Tuesday, 31 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Kondisi jalan poros yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menuai keluhan warga. Infrastruktur vital yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas masyarakat itu kini justru berubah menjadi ancaman, akibat kerusakan yang tak kunjung diperbaiki.

Jalan tersebut menghubungkan Desa Saronggi, Desa Bungbungan, Desa Masaran, dan Desa Palongan. Namun, di sepanjang lintasan, pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena banyaknya lubang besar serta permukaan jalan yang tidak lagi rata.

Kerusakan jalan disebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah daerah. Bahkan, di beberapa titik, badan jalan terlihat nyaris tak lagi beraspal dan hanya menyisakan tanah bercampur batu.

“Sudah lama rusak seperti ini, tapi tidak pernah diperbaiki. Kalau malam hari lebih berbahaya karena banyak lubang yang tidak terlihat,” kata salah seorang pengendara yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Baca Juga  Disharmoni Internal UNIBA Mencuat, Rektor Akui Kesal dengan Kinerja Humas dan Keuangan

Situasi semakin memburuk saat musim hujan tiba. Air yang menggenang di lubang-lubang jalan membuat permukaan sulit diprediksi, sehingga kerap memicu kecelakaan. Selain itu, kondisi berlumpur juga memperlambat mobilitas warga, terutama bagi pengangkut hasil pertanian.

Tidak hanya berdampak pada keselamatan, kerusakan jalan ini juga memukul sektor ekonomi masyarakat. Distribusi hasil panen menjadi terhambat, bahkan biaya transportasi meningkat karena kendaraan harus lebih sering diperbaiki akibat melewati jalan rusak.

Kepala Desa Bungbungan, Subenang, membenarkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan tersebut. Menurutnya, jalan itu memiliki peran penting sebagai jalur utama yang menghubungkan aktivitas sosial dan ekonomi warga di empat desa.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan usulan perbaikan. Jalan ini sangat vital, bukan hanya untuk akses warga, tapi juga untuk mendukung kegiatan ekonomi. Namun sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya.

Baca Juga  Harmoni di Tepi Kolam, MYZE Hotel Sumenep Gelar Outdoor Yoga Bernuansa Lifestyle Modern

Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan sebelum kondisi jalan semakin parah. Menurutnya, keterlambatan penanganan hanya akan memperbesar biaya perbaikan di kemudian hari.

Senada dengan itu, warga lain mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang memprihatinkan ini seolah luput dari prioritas pembangunan. Padahal, akses tersebut setiap hari dilalui oleh pelajar, petani, hingga pedagang.

“Kalau dibiarkan terus, bukan cuma ekonomi yang terganggu, tapi juga keselamatan masyarakat. Sudah banyak yang hampir jatuh karena jalan rusak,” keluh warga lainnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Warga pun berharap ada langkah cepat dan nyata agar akses utama yang menghubungkan empat desa itu bisa kembali layak digunakan.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Jangan Tunggu Korban, Warga Bluto Minta Tiang Telkom yang Ganggu Tikungan Segera Dipindah
1 Muharram 1448 H, CV Ayunda Permata Sejahtera Salurkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim di Pamekasan
Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Warga Dasuk Kedapatan Simpan Sabu
Misteri Angka Desimal 0,666 di SiRUP Sumenep, Kabid Disbudporapar Buka Suara Soal Proyek Plasma Kembar
Mengguncang Polemik Ijazah UNIBA, Saksi Beberkan Fakta yang Selama Ini Tertutup
Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan
Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 13:30

Jangan Tunggu Korban, Warga Bluto Minta Tiang Telkom yang Ganggu Tikungan Segera Dipindah

Tuesday, 16 June 2026 - 18:23

1 Muharram 1448 H, CV Ayunda Permata Sejahtera Salurkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim di Pamekasan

Tuesday, 16 June 2026 - 18:07

Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Warga Dasuk Kedapatan Simpan Sabu

Monday, 15 June 2026 - 22:08

Misteri Angka Desimal 0,666 di SiRUP Sumenep, Kabid Disbudporapar Buka Suara Soal Proyek Plasma Kembar

Sunday, 14 June 2026 - 09:10

Empat Paket Plasma Muncul di SiRUP Disbudporapar Sumenep, Nilai Hampir Rp800 Juta dan Volume Tak Lazim Jadi Sorotan

Berita Terbaru