Diduga Mark Up Puluhan Juta, SPPG Al-Bukhori Murtajih Disorot: Satgas MBG Pamekasan Diminta Tegas Soal Menu Tak Sesuai Standar

Thursday, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Pamekasan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, SPPG Al-Bukhori Murtajih mendapat kritik tajam setelah menu MBG yang dibagikan pada Kamis, 30 April 2026, dinilai tidak sesuai standar kelayakan.

Sorotan itu mencuat setelah salah satu wali siswa mengunggah foto menu MBG melalui status WhatsApp pribadinya. Dalam unggahan tersebut, wali murid menuliskan kritik keras terhadap kualitas makanan yang diterima anak-anak di sekolah.

“Menu MBG hari ini tidak layak dimakan, boleh dapur ngambil keuntungan tapi jangan rakus. Ingat, di situ ada hak anak. Jangan sampai program ini dijadikan kepentingan pribadi,” tulis wali siswa dalam status yang kemudian ramai diperbincangkan masyarakat.

Unggahan tersebut memicu reaksi luas, terutama dari kalangan orang tua siswa yang berharap program unggulan pemerintah itu benar-benar dijalankan sesuai tujuan awal, yakni memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah.

Baca Juga  Donor Darah KBSB Kodim 0827/Sumenep, Dandim: Semoga Bermanfaat bagi yang Membutuhkan

Sejumlah pihak bahkan mendesak Satgas MBG Kabupaten Pamekasan agar segera turun tangan melakukan inspeksi dan evaluasi terhadap dapur penyedia makanan, khususnya SPPG Al-Bukhori Murtajih.

Menurut warga, jika benar ditemukan kualitas menu yang jauh dari standar maupun dugaan pengurangan porsi bahan makanan, maka hal itu tidak bisa dianggap sepele. Sebab program MBG menggunakan anggaran negara yang semestinya diprioritaskan untuk kepentingan anak-anak.

“Jangan sampai program bagus ini rusak gara-gara oknum yang hanya ingin cari untung besar. Kalau makanannya tidak layak, kasihan siswa yang jadi korban,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Selain kualitas makanan, beredar pula dugaan adanya mark up anggaran hingga puluhan juta rupiah dalam pengelolaan program tersebut. Meski belum ada pembuktian resmi, isu itu kini menjadi perhatian publik dan mendorong tuntutan transparansi.

Baca Juga  Dampak Pengetatan Distribusi BBM, Antrean Kendaraan Padati SPBU Ganding Sumenep

Masyarakat meminta seluruh proses pengadaan bahan makanan, penyusunan menu, hingga distribusi MBG dibuka secara jelas agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Program MBG sendiri selama ini digadang-gadang sebagai langkah strategis meningkatkan gizi pelajar serta mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, pelaksanaannya di lapangan diharapkan benar-benar mengedepankan mutu, kebersihan, dan tanggung jawab.

Hingga berita ini ditulis, pihak SPPG Al-Bukhori Murtajih maupun Satgas MBG Pamekasan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan wali siswa tersebut.

Publik kini menunggu langkah tegas pemerintah daerah dan tim pengawas agar program yang menyangkut masa depan anak-anak itu tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan
DPRD Sumenep Inventarisasi Aspirasi Warga, Hasil Reses III Jadi Acuan Penyusunan Program 2027
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Sumenep Dorong PAD dan Layanan Publik Lebih Optimal
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Tuesday, 4 August 2026 - 18:57

Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar

Tuesday, 4 August 2026 - 18:34

Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari

Monday, 3 August 2026 - 09:27

AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan

Berita Terbaru