SUMENEP, Newsline.id – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menggandeng Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur untuk melakukan asesmen terhadap seluruh dosen di lingkungan kampus. Kegiatan tersebut resmi dimulai pada Rabu (12/8/2026) dan dipusatkan di Auditorium Jeghe Tembe UNIBA Madura.
Asesmen ini menjadi bagian dari upaya pemetaan kompetensi dan profiling tenaga pendidik berdasarkan jabatan fungsional masing-masing. Seluruh dosen UNIBA Madura mengikuti rangkaian pengujian yang dilakukan oleh tim asesor dari BKD Jawa Timur.
Kepala UPT PPP BKD Jawa Timur, Danar Ardiyanto, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa proses asesmen tidak hanya mengukur kemampuan individu, tetapi juga melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dosen.
Menurutnya, sejumlah indikator akan menjadi bagian dari penilaian, mulai dari kinerja, kelayakan kompetensi, hingga pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Ini merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi para dosen sekaligus menjadi dasar pengembangan sumber daya manusia di UNIBA Madura,” kata Danar.
Ia menyebutkan, hasil asesmen nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan institusi dalam menyusun kebijakan pengembangan karier dan kapasitas dosen. Rekomendasi tersebut dapat berkaitan dengan promosi, rotasi, pendampingan maupun jabatan tertentu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ujian pemetaan potensi menggunakan sistem yang telah disesuaikan dengan standar pengujian. Setelah tahap tersebut, peserta kemudian menjalani sesi wawancara secara individual bersama asesor.
Pelaksanaan asesmen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Lamanya proses tersebut salah satunya disebabkan penyesuaian dengan ketersediaan perangkat komputer yang digunakan dalam pelaksanaan ujian.
“Pengujian oleh asesor kami diperkirakan berlangsung tiga hari ke depan, karena kami juga menyesuaikan dengan jumlah komputer yang siap digunakan untuk pengujian,” jelasnya.
Danar memastikan proses asesmen dilakukan secara profesional dengan tetap memperhatikan seluruh tahapan yang telah ditetapkan.
Setelah seluruh rangkaian selesai, hasil pengujian akan diolah oleh tim asesor. Hasil tersebut kemudian dituangkan dalam rekomendasi yang menggambarkan potensi dan kompetensi masing-masing dosen.
“Seluruh hasil asesmen akan diolah dan diberikan dalam bentuk rekomendasi yang komprehensif sesuai dengan hasil uji potensi masing-masing dosen,” pungkasnya.
Penulis : Red
Editor : MTAB








