Reformasi Penyaluran TPG: Birokrasi Dipangkas, Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Saturday, 21 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reformasi Penyaluran TPG: Birokrasi Dipangkas, Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Reformasi Penyaluran TPG: Birokrasi Dipangkas, Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Purbalingga, Newsline.id  — Kebijakan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara langsung kepada guru terus menuai respons positif dari berbagai kalangan pendidik. Kebijakan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini telah dimulai secara resmi pada awal Maret 2025.

Kebijakan ini dinilai tidak hanya memberikan dorongan finansial, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Sebelumnya, alur pencairan TPG cukup panjang. Dana terlebih dahulu ditransfer dari Kementerian Keuangan ke pemerintah daerah, kemudian disalurkan ke rekening guru. Melalui kebijakan baru, dana TPG kini dapat langsung diterima oleh guru tanpa harus melalui proses birokrasi yang berlapis.

Penyaluran TPG secara langsung membawa dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan guru. Banyak di antara mereka yang kini dapat merencanakan kebutuhan hidup lebih baik—mulai dari biaya pendidikan anak, pengembangan diri, hingga pemenuhan sarana kerja seperti perangkat teknologi dan bahan ajar.

Selain itu, tunjangan yang diterima secara teratur memberi ruang bagi guru untuk lebih fokus pada tugas profesionalnya di kelas, tanpa terganggu beban finansial atau keraguan administratif. Skema ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menempatkan kesejahteraan guru sebagai fondasi penting untuk membangun pendidikan yang bermutu.

Dampak dari pencairan TPG langsung sangat dirasakan manfaatnya oleh para guru. Kusman Supriyanto, Guru SMP Negeri 1 Purbalingga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah. Menurutnya, program TPG langsung berdampak pada peningkatan kinerja.

Baca Juga  Manfaat Buah Pisang bagi Kesehatan: Kaya Nutrisi dan Serbaguna

“Sekarang pencairan tidak perlu menunggu seperti dulu, sangat terasa manfaatnya. Harapannya, pencairan ini bisa dilakukan setiap bulan. Saya menggunakannya untuk mendukung kinerja—membeli alat penunjang pembelajaran. Kebutuhan belajar harus jadi prioritas,” kata Kusman.

Senada dengan itu, Hastin Widiyanti, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Pagerandong Purbalingga yang tengah merencanakan studi lanjut, mengungkapkan bahwa TPG yang diterimanya sangat membantu meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan dan melanjutkan pendidikan S2.

“Saya manfaatkan tunjangan ini untuk ditabung sebagai bekal melanjutkan pendidikan S2. Saya merasa bahwa pemerintah sebegitu memperhatikan kesejahteraan guru,” ujar Hastin.

Di sisi lain, Rina Eka Yulianti, Guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga di SMP Negeri 5 Purbalingga menyampaikan bahwa tunjangan yang mereka terima turut membantu menunjang pendidikan anak didiknya.

“Saya manfaatkan untuk aktivitas belajar anak dan membeli perlengkapan olahraga, misalnya fasilitasi anak untuk bermain futsal. Dana BOS tidak selalu bisa digunakan untuk itu. Jadi, ini sangat membantu, apalagi bagi siswa dari keluarga kurang mampu,” ungkap Rina.

Kepala sekolah SMP Negeri 1 Purbalingga, Eni Rundiati juga menyatakan bahwa penyaluran TPG langsung berdampak pada meningkatnya semangat dan kualitas pembelajaran di kelas. Guru yang sejahtera akan lebih fokus, inovatif, dan lebih siap dalam menjalankan tugas profesionalnya. Kebijakan ini pun dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun fondasi pendidikan yang kokoh dan berkelanjutan.

Baca Juga  Indonesia Kutuk Keras Upaya Relokasi Paksa Warga Palestina Dari Tanah Airnya

“Tunjangan ini benar-benar meningkatkan semangat kerja guru. Terasa ada peningkatan kinerja yang nyata di sekolah,” ungkap Eni.

Kebijakan pencairan langsung TPG ini diharapkan terus ditingkatkan ke depan, baik dari segi ketepatan waktu pencairan maupun keberlanjutan anggarannya. Para guru berharap program ini dapat terus dijalankan sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan.

Pemerintah daerah pun turut mengambil peran aktif dalam mendukung kelancaran program TPG, mulai dari pemutakhiran data hingga pendampingan teknis pencairan. Dinas Pendidikan daerah melaporkan bahwa koordinasi antara pusat dan daerah berjalan baik, sehingga proses verifikasi dan pembayaran dapat dilakukan secara tepat waktu dan akuntabel.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Tutik Wahyuni menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengawal kebijakan ini secara maksimal. “Kami memastikan bahwa guru-guru yang berhak mendapatkan TPG menerima haknya secara penuh dan tepat waktu. Kami juga berikan pendampingan dalam pengelolaan dana agar penggunaannya tepat sasaran,” ujar Tutik. (******)

Sumber : Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah 

Berita Terkait

Siapkan Lulusan Siap Industri, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah Belajar Langsung di Dapur Redaksi Televisi Surabaya
Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an, Apresiasi Dedikasi Para Penghafal Kalamullah
Kampus di Madura Jadi Sorotan, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Masuk Daftar PTS Tak Diberi Kuota KIP Kuliah 2026
MPLS Ramah di SMPN 1 Nonggunong Tanamkan Karakter Positif dan Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman
Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional
Mahasiswa KIP Uniba Pertanyakan Transparansi Dana Diklat dan Hasil Investigasi Kemendikti
Bangun Sinergi Antargenerasi, Abuya Busyro Karim Bersedia Jadi Penasehat PC IPNU Sumenep
Dari Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif, IPNU-IPPNU Sumenep Bangun Kolaborasi dengan Pemkab
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 31 July 2026 - 10:01

Siapkan Lulusan Siap Industri, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah Belajar Langsung di Dapur Redaksi Televisi Surabaya

Sunday, 26 July 2026 - 20:53

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an, Apresiasi Dedikasi Para Penghafal Kalamullah

Wednesday, 22 July 2026 - 10:29

Kampus di Madura Jadi Sorotan, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Masuk Daftar PTS Tak Diberi Kuota KIP Kuliah 2026

Tuesday, 14 July 2026 - 21:15

MPLS Ramah di SMPN 1 Nonggunong Tanamkan Karakter Positif dan Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman

Wednesday, 1 July 2026 - 11:56

Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional

Berita Terbaru