MADURA, Newsline.id — Kabar duka datang dari keluarga besar Madura United FC. Salah satu tokoh yang dikenal dekat dengan dunia suporter, Mbah Hosen, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).
Mbah Hosen bukan sosok asing bagi pendukung Madura United. Ia dikenal sebagai ikon suporter sekaligus dirigen Komunitas Suporter Taretan Dhibi’. Selama bertahun-tahun, keberadaannya turut mewarnai atmosfer dukungan untuk Laskar Sape Kerrab di tribun.
Kabar duka tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Madura United FC. Klub menyampaikan penghormatan sekaligus belasungkawa atas kepergian salah satu suporter senior yang selama ini dikenal memiliki kecintaan besar terhadap klub.
“Madura United kembali kehilangan Icon Supporternya. Disaat kita merayakan kemenangan semalam, ada yg harus pergi meninggalkan,” tulis Madura United FC dalam unggahannya.
Klub juga mengenang semangat Mbah Hosen dalam memberikan dukungan kepada Madura United. Totalitas dan loyalitasnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan komunitas suporter di sekitar klub.
“Semangat dan totalitas beliau untuk mendukung tim kebanggaan ini sudah tak diragukan lagi,” lanjut pernyataan tersebut.
Kabar kepergian Mbah Hosen terasa semakin menyentuh bagi para suporter karena datang di tengah suasana bahagia setelah Madura United meraih kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Di saat sebagian besar pendukung masih merayakan hasil positif tim, keluarga besar suporter justru harus menerima kabar kehilangan.
Mbah Hosen juga menjadi salah satu dari sejumlah figur senior yang meninggalkan kenangan bagi komunitas pendukung sepak bola Madura. Sebelumnya, dunia suporter Madura juga kehilangan Tharmizi alias Cak Mimit Jenggot, salah satu sosok yang dikenal dari K-Conk Mania.
Kepergian dua figur tersebut menjadi kehilangan tersendiri bagi komunitas suporter. Keduanya telah melewati perjalanan panjang dalam memberikan dukungan terhadap sepak bola Madura dan menjadi bagian dari warna kehidupan tribun.
Bagi rekan-rekan suporter, Mbah Hosen akan dikenang bukan hanya sebagai seorang penonton pertandingan, tetapi sebagai sosok yang hadir dengan semangat dan kecintaan terhadap Madura United.
Melalui unggahannya, Madura United FC turut menyampaikan doa untuk almarhum.
“Tenang di sisi-Nya mbah,” tulis Madura United FC.
Kepergian Mbah Hosen meninggalkan duka bagi keluarga, komunitas suporter Taretan Dhibi’, serta keluarga besar pendukung Madura United. Namun, jejak pengabdian dan semangatnya di tribun akan menjadi bagian dari kenangan perjalanan Laskar Sape Kerrab.
Penulis : Red
Editor : Moch Thoriqil Akmal








