PAMEKASAN, Newsline.id – Polemik penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al-Bukhori Murtajih kian memanas.
Setelah beredarnya surat resmi penghentian distribusi MBG namun dapur tetap beroperasi, kini sorotan publik juga mengarah pada kualitas menu makanan yang dinilai tidak layak oleh sejumlah penerima manfaat.
Ironisnya, hingga saat ini Kepala SPPG Yayasan Al-Bukhori Murtajih memilih bungkam dan belum memberikan penjelasan resmi terkait berbagai persoalan yang mencuat ke publik.
Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah pihak disebut belum mendapatkan tanggapan.
Keluhan datang dari beberapa wali murid dan masyarakat yang mempertanyakan kualitas makanan yang dibagikan dalam program tersebut. Mereka menilai menu yang diberikan jauh dari standar gizi yang seharusnya diterapkan dalam program nasional MBG.
“Kadang lauknya sangat minim, bahkan ada makanan yang kualitasnya kurang baik untuk anak-anak. Ini program makan bergizi, jadi harus benar-benar diperhatikan,” ungkap salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sorotan semakin tajam karena sebelumnya pihak SPPG telah mengeluarkan surat penghentian sementara distribusi MBG dengan alasan kendala administratif. Namun di sisi lain, aktivitas dapur dan pembagian makanan disebut masih tetap berlangsung. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya ketidakterbukaan dalam pengelolaan program.
Masyarakat pun mempertanyakan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG di lapangan. Sebab, program yang menggunakan anggaran negara tersebut seharusnya dijalankan secara transparan, profesional, dan mengutamakan kualitas pangan bagi anak-anak penerima manfaat.
“Kalau memang ada kendala administrasi, harus dijelaskan terbuka. Jangan sampai masyarakat bingung karena surat penghentian ada, tapi kegiatan tetap berjalan. Apalagi sekarang muncul keluhan soal menu yang dianggap tidak layak,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Sejumlah pihak mendesak Satgas MBG, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait segera turun melakukan inspeksi dan audit menyeluruh terhadap operasional dapur MBG tersebut. Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan kualitas makanan, penggunaan anggaran, serta kesesuaian pelaksanaan program dengan aturan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPG Yayasan Al-Bukhori Murtajih belum memberikan klarifikasi terkait surat penghentian sementara MBG, aktivitas dapur yang masih berjalan, maupun tudingan mengenai kualitas menu makanan yang dinilai tidak layak.
Penulis : T2
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








