SUMENEP, Newsline.id — Menjelang tibanya jamaah haji asal Kabupaten Sumenep dari Tanah Suci, masyarakat diingatkan untuk tetap mengedepankan keselamatan dan ketertiban saat melakukan penyambutan. Imbauan tersebut disampaikan guna memastikan momen penuh kebahagiaan itu tidak justru menimbulkan risiko di jalan raya.
Sebagaimana tradisi yang berlangsung setiap tahun, kepulangan jamaah haji kerap disambut dengan iring-iringan kendaraan oleh keluarga, kerabat, maupun masyarakat. Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur atas kembalinya para jamaah setelah menunaikan ibadah haji.
Meski demikian, Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep mengingatkan agar euforia penyambutan tidak mengabaikan aspek keselamatan berlalu lintas.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sumenep, Ipda Dita Pradiptya, mewakili Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Beny Kuncoro, menegaskan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan penyambutan jamaah haji.
“Jangan hanya karena euforia selama lima menit, kemudian membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama,” tegas Ipda Dita.
Menurutnya, masyarakat yang ingin mengiringi atau mengawal kepulangan jamaah haji dipersilakan melakukannya sebagai bentuk ungkapan syukur dan kebahagiaan. Namun, seluruh rangkaian kegiatan harus tetap dilaksanakan secara tertib serta mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya, tidak berboncengan melebihi kapasitas, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Jika memang melakukan arak-arakan, kami mohon agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya, serta menjaga ketertiban di jalan,” imbuhnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan penyambutan, Satlantas Polres Sumenep akan melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur perlintasan rombongan jamaah haji.
Langkah tersebut dilakukan agar tradisi penyambutan yang telah mengakar di tengah masyarakat tetap dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat tanpa mengurangi makna kebahagiaan yang dirasakan keluarga jamaah.
“Kebahagiaan menyambut keluarga yang pulang dari Tanah Suci tentu sangat wajar. Namun keselamatan seluruh pengguna jalan harus tetap menjadi prioritas bersama,” pungkasnya.
Melalui imbauan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjadikan momentum kepulangan jamaah haji sebagai perayaan yang tidak hanya penuh rasa syukur, tetapi juga mencerminkan kedewasaan dalam berlalu lintas dan kepedulian terhadap keselamatan bersama.
Penulis : Moh. Fairuz Zamzami
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








